Abdullah bin Abbas meriwayatkan kisah beberapa sahabat yang tidak sengaja mendirikan kemah di area pemakaman.

Mereka mendengar suara seseorang membaca Surah Al Mulk hingga selesai dari dalam kubur, lalu melaporkannya kepada Nabi.

Rasulullah SAW bersabda: "Surah itu adalah penghalang dan penyelamat yang menyelamatkannya dari siksa kubur."

Pandangan Ulama dan Keutamaan Lainnya

Para ulama menegaskan bahwa perlindungan dari siksa kubur tidak diperoleh hanya lewat lisan. Kandungan surah tersebut harus dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Imam An-Nawawi dalam Fadhail Al-Qur'an menjelaskan bahwa amalan konsisten berpengaruh besar pada pembentukan keimanan.

Tafsir Al-Qurthubi memaparkan bahwa surah ini berisi pelajaran tentang ketauhidan, kesadaran mati, dan tanggung jawab manusia.

Selain melindungi dari siksa kubur, Surah Al Mulk memiliki beberapa keutamaan lain: memberikan syafaat bagi pembacanya hingga dosa-dosa diampuni Allah SWT, membangun kesadaran spiritual dan mengingatkan tentang kehidupan akhirat, menumbuhkan tauhid serta meningkatkan rasa tunduk kepada kekuasaan Allah SWT, dan menjadi amalan sunnah sebelum tidur yang rutin dicontohkan Rasulullah SAW.

Membaca Surah Al Mulk setiap malam berfungsi sebagai muhasabah harian setelah beraktivitas seharian.

>>> Sektor Pariwisata AS Lesu Jelang Piala Dunia 2026, Hotel Potong Tarif

Pesan mendalam inilah yang membuat Surah Al Mulk terus hidup dalam tradisi keagamaan umat Islam sejak zaman para sahabat.