Ajang Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi katalis jangka pendek bagi emiten layanan broadband dan platform over-the-top (OTT).

Hal ini seiring dominasi media digital dalam menyiarkan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

>>> Putri Kerajaan Thailand Meninggal Setelah Koma Tiga Tahun

Phintraco Sekuritas melihat PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dan PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) berada dalam posisi menguntungkan.

Keduanya dinilai mampu menangkap lonjakan trafik data dan aktivitas penyiaran digital selama turnamen.

Kebutuhan masyarakat terhadap internet rumah yang stabil dan terjangkau diprediksi meningkat selama Piala Dunia 2026. Hal ini untuk mendukung aktivitas streaming pertandingan secara lancar.

Program Bundling Internet Rakyat dan FolaPlay

Menanggapi peluang tersebut, WIFI mengoptimalkan program Internet Rakyat dengan kapasitas hingga 100 Mbps seharga Rp 100 ribu untuk periode tiga bulan pertama.

Phintraco Sekuritas menilai harga ini jauh lebih kompetitif dibandingkan kompetitor.

Layanan bundling ini juga mengintegrasikan program Internet Rakyat milik WIFI dengan platform penyiaran digital FolaPlay yang dikelola oleh IRSX.

>>> Undip Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Vokasi 2026 Secara Online

Kerja sama IRSX dengan TVRI memberikan hak siar tayangan FIFA World Cup 2026 melalui FolaPlay.

Phintraco Sekuritas memperkirakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen dapat mendorong pertumbuhan jumlah pengguna, traffic streaming, serta engagement platform selama periode penyelenggaraan.

Dari sisi pasar modal, valuasi saham WIFI diperdagangkan pada rasio Price to Book Value (PBV) 0,93x per Kamis lalu.

Sementara IRSX berada di level PBV 5,51x.

Pada perdagangan Jumat (12/6/2026), harga saham WIFI melonjak 3,26 persen ke level Rp 1.585.

>>> Catat! Jadwal Lengkap Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026

Saham IRSX melesat 8,51 persen menuju posisi Rp 306.