Xiaomi resmi merilis MiMo Code V0.1, sebuah asisten coding AI berbasis terminal yang bersifat open source.

Alat ini dirancang untuk membantu pengembang dalam membaca dan menulis kode, menjalankan perintah, mengelola operasi Git, serta mempertahankan memori proyek secara persisten antar sesi.

>>> BEI Buka Suspensi Saham Fortune Indonesia Mulai Sesi I

Rilis ini juga mencakup model multimodal MiMo V2.5 yang tersedia gratis untuk waktu terbatas.

Model ini memiliki jendela konteks satu juta token dan dirancang untuk langsung digunakan tanpa konfigurasi rumit.

Fitur Unggulan MiMo Code

MiMo Code menawarkan berbagai fitur canggih. Di antaranya adalah konteks tak terbatas dengan akumulasi pengetahuan otomatis dan kompresi lossless untuk basis kode besar.

Terdapat pula sinergi agen-model dengan siklus pengujian, peninjauan, dan validasi tertutup. Mode Compose mengikuti alur kerja Spesifikasi → Rencana → Bangun → Laporan.

Sistem ini juga mampu berevolusi sendiri dengan menyaring pengalaman sesi dan meningkatkan kinerja seiring waktu. Dukungan input suara disediakan melalui MiMo-V2.5-ASR untuk perintah berbasis ucapan.

MiMo Code kompatibel dengan Claude Code, memungkinkan pemuatan otomatis keterampilan, server MCP, dan perintah. Alat ini mendukung banyak penyedia model seperti Anthropic, OpenAI, DeepSeek, Kimi, dan GLM.

Sistem memori persisten menggunakan SQLite FTS5 untuk pencarian teks lengkap. Arsitektur multi-agent mencakup mode build, plan, dan compose, serta subagen untuk tugas paralel dengan pelacakan siklus hidup.

Pelacakan tugas terstruktur pohon (T1, T1.1, T1.2, dll.) terintegrasi dengan checkpoint.

Fitur /goal menggunakan model juri independen untuk validasi, sementara alat /dream dan /distill masing-masing untuk mengekstrak pengetahuan persisten dan mengubah alur kerja berulang menjadi keterampilan yang dapat digunakan kembali.