Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit Masuk Daftar Tunggu Transplantasi Paru
Putri Mahkota Norwegia, Mette-Marit, resmi masuk dalam daftar tunggu untuk menjalani transplantasi paru-paru.
Langkah medis ini diambil setelah ia didiagnosis mengidap penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
>>> Korea Selatan Hadapi Republik Ceko di Laga Krusial Grup A Piala Dunia 2026
Kondisi kesehatan ini memaksa Mette-Marit untuk menghentikan sementara seluruh tugas resminya dari kerajaan.
Ia dijadwalkan segera menjalani operasi besar begitu mendapat donor organ yang cocok.
Penyakit Langka yang Diderita
Perempuan berusia 52 tahun ini pertama kali didiagnosis menderita bentuk langka dari fibrosis paru pada tahun 2018.
Penyakit tersebut memicu terbentuknya jaringan parut pada paru-paru, membuat organ pernapasannya menjadi kaku.
Akibatnya, pasokan oksigen ke aliran darah menjadi lebih sulit dan ia sering mengalami sesak napas.
Masalah kesehatan ini berulang kali memaksa Mette-Marit absen dari berbagai agenda resmi kerajaan.
Dalam enam bulan terakhir, kondisi fisiknya dilaporkan mengalami penurunan yang sangat signifikan.
Rekomendasi Medis
Spesialis paru di Oslo University Hospital, Profesor Are Holm, menyampaikan bahwa penurunan fungsi paru-paru sang putri terjadi dengan sangat cepat.
>>> Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Akibat Fluktuasi Minyak Dunia
Akibat situasi berbahaya ini, tindakan transplantasi menjadi rekomendasi medis teratas.
Prosedur transplantasi paru-paru dipandang sebagai jalan terakhir dalam dunia medis, diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi sangat serius dan harapan hidup terbatas.
Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada ketersediaan donor yang sesuai.
Pasien juga harus menjaga kondisi fisik yang cukup kuat agar tubuh tidak menolak organ baru setelah ditanamkan.
"Kami melihat peningkatan yang signifikan pada jaringan parut di paru-parunya selama setahun terakhir, dan tes fungsi paru menunjukkan bahwa fungsi paru-parunya telah menurun secara drastis hanya dalam tiga bulan terakhir," kata Holm kepada wartawan dalam konferensi pers.
Perkembangan penyakit ini juga diakui langsung oleh Mette-Marit saat berbicara kepada penyiar publik NRK pada Desember lalu.
Akibat penurunan kondisi fisik, ia tidak bisa lagi melakukan aktivitas luar ruangan yang disukainya.
>>> Korea Selatan Hadapi Ceko di Laga Perdana Grup A Piala Dunia 2026
"Penyakitnya berkembang lebih cepat daripada yang saya harapkan," ujarnya.
Update Terbaru
Dikeroyok Massa hingga Tewas di Tabanan, Sosok Pencuri Ayam Ini Ternyata Memiliki Catatan Kriminal sebagai Residivis
Senin / 27-07-2026, 15:12 WIB
10 Peristiwa Bersejarah 27 Juli: Dari Kudatuli, Penemuan Insulin, hingga Hari Jadi Kota Kediri yang Mengubah Dunia
Senin / 27-07-2026, 15:08 WIB
Viral di Threads, Hanum Mega Bongkar Sifat Asli Endang Yustika: Sosok di Balik Biu.Costore yang Kini Dicibir Warganet
Senin / 27-07-2026, 14:31 WIB
Viral! Niat Foto Bareng Pejabat Kampus, Mahasiswi UINSA Surabaya Malah 'Meluncur' dari Panggung Wisuda
Senin / 27-07-2026, 14:27 WIB
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Agustus 2026: Cek Fakta Long Weekend dan Hari Besar Keagamaan
Senin / 27-07-2026, 13:20 WIB
IHSG Terkoreksi ke 6.173, 312 Saham Melemah di Sesi I
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Alfin Daniel Yakin Timnas Voli Indonesia Bisa Ganas di Asian Games 2026
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Residivis Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Polisi Tabanan Tetapkan 5 Tersangka
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Insiden Ambruknya Tribun di Ajang Drift Purwokerto, 90 Korban
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Pertamina MRS 2026: Arena Pembalap Muda Indonesia Menuju Level Dunia
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Minecraft Java Edition Kini Butuh RAM 8 GB, PC 4 GB Tak Lagi Cukup
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Xiaomi Hentikan Dukungan untuk 10 Perangkat, Termasuk Xiaomi 12 dan Poco X5
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Bank bjb Buka Peluang Dapat Tiket BRODER50 2026, Ini Ketentuannya
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB







