Biaya Tinggi dan Kendala Visa Tekan Kunjungan Wisatawan Piala Dunia 2026
Sektor pariwisata internasional pada Piala Dunia 2026 diperkirakan tidak mengalami lonjakan besar. Penyebabnya adalah tingginya biaya akomodasi, hambatan dokumen visa, serta rumitnya transportasi antarkota.
Fenomena kelesuan minat kunjungan suporter asing ini mulai berdampak pada penurunan target pendapatan industri perhotelan dan pemesanan maskapai penerbangan menuju negara tuan rumah.
>>> Hindari 4 Larangan di Bulan Muharram dan Fakta Hukum Menikah
Kondisi lesunya minat liburan ini berdampak langsung pada proyeksi pemasukan bisnis akomodasi di New York menjelang laga final pada 19 Juli 2026.
Asosiasi hotel setempat memotong target omzet terkait turnamen ini sebesar 60 persen dari perkiraan awal sebesar US$ 150 juta menjadi hanya sekitar US$ 60 juta.
Asosiasi pengusaha hotel dan pariwisata di New York juga memprediksi kedatangan suporter asing hanya mencapai 500.000 pengunjung.
Angka riil tersebut jauh di bawah target optimis FIFA yang memproyeksikan pergerakan 1,2 juta penonton ke wilayah tersebut.
Penurunan Pemesanan Tiket Pesawat
Penurunan minat ini diperkuat oleh data lembaga analisis penerbangan Cirium. Pesanan tiket pesawat dari Eropa menuju kota-kota penyelenggara terpangkas rata-rata 3,8 persen pada Juni-Juli 2026.
>>> Ketahui Perbedaan Sistem Sewa dan Tukar Baterai Motor Listrik
Penurunan pemesanan transportasi udara paling merosot terjadi di New York dengan angka penurunan mencapai 15,8 persen secara tahunan.
Di sisi lain, pasar sewa rumah pariwisata jangka pendek justru menunjukkan pertumbuhan positif di tengah pelemahan sektor perhotelan konvensional.
Platform akomodasi Airbnb menilai kompetisi ini akan mencatatkan rekor terbesar bagi perusahaan seiring peningkatan pesanan properti di Los Angeles dan Boston.
Lembaga riset Air DNA melaporkan pergeseran perilaku suporter yang memilih menyewa rumah bersama rombongan demi menghemat anggaran pengeluaran.
>>> Thomas Tuchel Beri Libur Tambahan Pemain Timnas Inggris
Harga sewa harian rata-rata akomodasi tersebut melonjak dari US$ 218 per malam untuk pesanan awal menjadi US$ 335 per malam bagi pemesan di awal Juni 2026.
Update Terbaru
Siapa Anak dan Suami Destry Damayanti? PJS Gubernur BI yang Gantikan Perry Warjiyo, Benarkah Bukan Orang Sembarangan?
Senin / 27-07-2026, 11:18 WIB
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur BI! Kenali Profil dan Rekam Jejaknya
Senin / 27-07-2026, 11:17 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 28 Juli - 2 Agustus 2026
Senin / 27-07-2026, 11:16 WIB
Rupiah Tertekan ke Rp17.978 Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur
Senin / 27-07-2026, 11:14 WIB
Trump Bantah AS Kehabisan Amunisi, 'Perang' dengan Iran Lewat Gambar AI
Senin / 27-07-2026, 11:14 WIB
Denny Indrayana Desak Prabowo Pecat Gibran Sebelum 20 Oktober 2026
Senin / 27-07-2026, 11:14 WIB
Batal Nikah H-14 karena Dikhianati, Wanita Ini Jalani Konseling Psikolog
Senin / 27-07-2026, 11:14 WIB
Kabar Duka Nasional: Prof. Dr. Bachtiar Aly, Mantan Dubes RI untuk Mesir, Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Senin / 27-07-2026, 11:10 WIB
Zodiak 27 Juli: Libra Waspada, Scorpio Tingkatkan Performa, Sagitarius Maju
Senin / 27-07-2026, 11:07 WIB
Setelah Haji, Ashanty Berhijab: 'Imanku Naik Turun, Tapi Kini Mantap
Senin / 27-07-2026, 11:07 WIB
Lelah meski tidur cukup? 6 kebiasaan makan ini biang keroknya
Senin / 27-07-2026, 11:07 WIB
Kuliah Kesejahteraan Sosial Dorong Millie Bobby Brown Adopsi
Senin / 27-07-2026, 11:07 WIB
Zodiak Senin 27 Juli: Capricorn Waspada, Aquarius Cuan, Pisces Legawa
Senin / 27-07-2026, 11:00 WIB







