Bursa Saham Asia Diprediksi Menguat Imbas Reli Wall Street
Langkah perdamaian ini mendongkrak sentimen risiko investor karena kekhawatiran perluasan konflik di Timur Tengah mulai mereda.
Fokus pelaku pasar kini kembali tertuju pada kinerja laba perusahaan dan tren kecerdasan buatan (AI).
>>> Bangkit dan Runtuhnya Bangsa Tergantung Kualitas Pemimpin
“Meskipun jalur menuju resolusi kemungkinan besar tidak akan mulus, skenario dasar kami menunjukkan bahwa jalur diplomasi pada akhirnya akan menang,” ujar Ulrike Hoffmann-Burchardi dari UBS Chief Investment Office.
“Hal ini memungkinkan investor untuk kembali fokus pada fundamental ekonomi yang tangguh dan pertumbuhan laba perusahaan yang kuat,” tambahnya.
Perubahan sikap Donald Trump ini tergolong mencolok karena membatalkan ancaman serangan militer.
Sebelumnya, ia sempat berjanji akan menyerang Republik Islam tersebut dengan sangat keras serta mengancam mengambil alih infrastruktur minyak.
Saat dikonfirmasi mengenai persetujuan Pemimpin Tertinggi Iran terkait kesepakatan tersebut, Trump memberikan respons positif.
“Setahu saya jawabannya adalah ya,” kata Trump.
Namun, laporan dari kantor berita semi-resmi Iran, Fars, menyatakan hal berbeda berdasarkan sumber anonim.
Mereka menyebutkan bahwa para pejabat Iran belum menyetujui naskah kesepakatan apa pun dengan pihak Amerika Serikat.
Chief Executive Officer Roundhill Financial, Dave Mazza, menilai para pelaku pasar saat ini sangat antusias karena pembatalan serangan udara dan munculnya prospek penyelesaian besar.
“Masih ada potensi kenaikan yang signifikan jika kesepakatan benar-benar ditandatangani karena harga minyak dan volatilitas pasar masih mencerminkan risiko konflik yang cukup besar,” tulis Mazza.
“Jika tidak terjadi, maka penguatan hari ini hanyalah pinjaman sementara, dan pasar akan meminta kembali keuntungan itu beserta bunganya karena kita pernah melihat situasi seperti ini sebelumnya,” lanjutnya.
Komentar Trump sukses mendorong penurunan imbal hasil obligasi AS di seluruh tenor sebesar 8 hingga 11 basis poin ke level terendah dalam sepekan.
Update Terbaru
Viral di Threads, Hanum Mega Bongkar Sifat Asli Endang Yustika: Sosok di Balik Biu.Costore yang Kini Dicibir Warganet
Senin / 27-07-2026, 14:31 WIB
Viral! Niat Foto Bareng Pejabat Kampus, Mahasiswi UINSA Surabaya Malah 'Meluncur' dari Panggung Wisuda
Senin / 27-07-2026, 14:27 WIB
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Agustus 2026: Cek Fakta Long Weekend dan Hari Besar Keagamaan
Senin / 27-07-2026, 13:20 WIB
IHSG Terkoreksi ke 6.173, 312 Saham Melemah di Sesi I
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Alfin Daniel Yakin Timnas Voli Indonesia Bisa Ganas di Asian Games 2026
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Residivis Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Polisi Tabanan Tetapkan 5 Tersangka
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Insiden Ambruknya Tribun di Ajang Drift Purwokerto, 90 Korban
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Pertamina MRS 2026: Arena Pembalap Muda Indonesia Menuju Level Dunia
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Minecraft Java Edition Kini Butuh RAM 8 GB, PC 4 GB Tak Lagi Cukup
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Xiaomi Hentikan Dukungan untuk 10 Perangkat, Termasuk Xiaomi 12 dan Poco X5
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Bank bjb Buka Peluang Dapat Tiket BRODER50 2026, Ini Ketentuannya
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
12 Tanda Anak Berbakat Istimewa yang Sering Muncul Sejak Kecil
Senin / 27-07-2026, 12:42 WIB
Lava Virat V1 5G Resmi Meluncur: Baterai 6000 mAh dan Layar 120Hz di Harga Rp 2,7 Jutaan
Senin / 27-07-2026, 12:42 WIB







