Game tersebut diperkirakan mampu mencetak rekor penjualan baru dengan angka mencapai 25 juta kopi dalam waktu 24 jam pertama.

Lonjakan minat global ini diprediksi akan menyedot perhatian media serta anggaran belanja para pemain di seluruh dunia.

Bagi kekayaan intelektual (IP) baru seperti Valor Mortis, meluncur berdekatan dengan jadwal tersebut dinilai sebagai risiko komersial yang besar.

"Kami akan memikirkannya dalam beberapa hari ke depan, dan saya pikir kami akan menemukan waktu yang tepat," kata Game Director Radoslaw Ratusznik kepada PCGamesN.

Opsi Penundaan ke Oktober atau Tahun 2027

Jika keputusan untuk menggeser jadwal diambil, bulan Oktober menjadi pilihan alternatif terdekat bagi pengembang.

Meski demikian, Oktober juga sudah diisi oleh beberapa judul dinantikan seperti Gears of War: E-Day, Phantom Blade Zero, dan Call of Duty: Modern Warfare 4.

Pilihan lain yang muncul adalah menggeser perilisan jauh ke depan hingga Februari 2027.

Namun, periode tersebut juga tercatat sudah dihuni oleh proyek reboot game Fable, yang menunjukkan tantangan besar dalam mencari jendela rilis ideal.

Valor Mortis sendiri sempat menarik perhatian publik lewat tayangan trailer sinematik dalam acara Xbox Games Showcase.

Game ini menawarkan sudut pandang orang pertama dengan latar belakang sejarah era Napoleon yang dipadukan dengan elemen supranatural.

Bagi komunitas pemain di Indonesia, potensi penundaan ini dapat memberikan waktu tambahan untuk mempersiapkan anggaran belanja.

>>> Razer Game Services Rilis Legend of Aoqi, Game RPG Koleksi Spirit

Tema unik yang diusung game ini tetap dinilai berpotensi menarik basis penggemar setia genre soulslike di pasar domestik.