Dari Takut Bicara, Francesco Menang Apple Swift Student Challenge 2026
Francesco Emmanuel Setiawan, mahasiswa Ilmu Komputer tingkat akhir di BINUS University, berhasil menjadi Pemenang Unggulan Apple Swift Student Challenge 2026.
Ia menang lewat aplikasi Against the Silence, sebuah game interaktif yang dirancang untuk melatih keberanian berbicara di depan umum.
>>> FIFA Bawa Euforia Piala Dunia 2026 ke Dunia Roblox
Saat ditemui setelah keynote WWDC 2026 di Apple Park, Cupertino, Francesco mengaku masih sulit percaya dengan pencapaiannya.
“Sangat menakjubkan, saya tidak percaya bahwa saya menang. Saya ingat pertama kali saya melihat email, saya menangis,” katanya.
Berawal dari Rasa Cemas Berbicara
Ide di balik Against the Silence terasa personal bagi Francesco. Sejak dulu, ia mengaku memiliki rasa cemas secara sosial dan lebih sering memilih diam.
Ia kemudian melakukan riset kecil dengan mewawancarai 22 profesional muda. Hasilnya, 75 persen dari mereka mengalami kesulitan serupa dalam menyampaikan pendapat atau berbicara spontan.
Francesco melihat public speaking bukan hanya soal tampil di panggung, tetapi juga memengaruhi peluang kerja, kepemimpinan, dan hubungan sosial.
Ia menciptakan Against the Silence dengan pendekatan ringan. Pemain harus menghadapi demon atau monster yang menjadi metafora rasa takut terhadap penilaian orang lain.
Untuk mengalahkan demon, pemain harus menggunakan suara mereka, mempertahankan pendapat yang tidak populer, dan menghindari kata seperti 'umm' atau 'hmm' yang mengurangi skor.
>>> FF Beta 2026: Panduan Lengkap Advance Server Free Fire Terbaru
“Skill ngomong itu seperti sebuah otot. Jadi harus dilatih terus-menerus,” ujar Francesco.
Menggunakan Speech Recognizer dari Apple
Dalam membangun Against the Silence, Francesco menggunakan Speech Recognizer dari Apple agar aplikasi bisa mendeteksi kata-kata yang diucapkan pengguna.
Ia juga menggunakan Swift dan SwiftUI untuk membangun pengalaman aplikasi.
Saat ini, Against the Silence masih tersedia dalam bahasa Inggris. Versi bahasa Indonesia masih dalam proses pengembangan.
Ke depannya, Francesco berencana menyempurnakan game tersebut sebelum merilisnya ke App Store.
Salah satu fitur yang ingin ditambahkan adalah AI yang bisa menilai kemampuan berbicara pengguna secara lebih detail.
>>> Kru dan Bintang My Royal Nemesis Bersiap Liburan Bareng ke Vietnam
“Rencananya mau tambahin AI yang bisa lebih detail lagi menilai konten dari kita ngomong. Juga bisa untuk presentasi,” pungkas Francesco.
Update Terbaru
100 Rangkaian Nama Bayi Perempuan Modern 2 Kata dengan Arti Indah
Senin / 27-07-2026, 18:35 WIB
Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026 via Perlinsos, Begini Caranya
Senin / 27-07-2026, 18:35 WIB
Kunyit Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Ini 10 Khasiatnya yang Jarang Diketahui
Senin / 27-07-2026, 18:35 WIB
Teh Hijau: Kaya Antioksidan, Cegah Kanker dan Jaga Jantung
Senin / 27-07-2026, 18:35 WIB
Heboh Penemuan Jasad Pria Berinisial S di Klinik Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya Buka Ruang Laporan bagi Keluarga
Senin / 27-07-2026, 18:33 WIB
SCMP Soroti Kematian Misterius Pria yang Dikaitkan dengan Mantan Jaksa Febrie Adriansyah
Senin / 27-07-2026, 18:28 WIB
Kepala BGN: Dapur MBG Bandel Pakai Barang Subsidi Siap Ditutup
Senin / 27-07-2026, 18:28 WIB
Mitra MBG Gadaikan Rumah Demi Bangun Dapur, BGN Siapkan Skema Penyelamatan
Senin / 27-07-2026, 18:28 WIB
Larang SPPG Gunakan Gas 3 Kg dan Minyakita, Kepala BGN: Demi Petani
Senin / 27-07-2026, 18:28 WIB
Poco M8 Power Resmi Meluncur 4 Agustus, Baterai 8.000 mAh dan Layar AMOLED
Senin / 27-07-2026, 18:21 WIB
Xiaomi Ganti Game Turbo dengan Game Space, Hadirkan Profil Kinerja Khusus Game
Senin / 27-07-2026, 18:21 WIB
MediaTek Dimensity 9600 Series Dikabarkan Hadir dengan Tiga Varian: 9600s, Pro, dan Pro Max
Senin / 27-07-2026, 18:21 WIB
Itel Zeno 100 Pro dan Dua Powerbank Baru Meluncur di India
Senin / 27-07-2026, 18:21 WIB







