Transport Canada menerima hampir 380.000 tanggapan dalam survei nasional tentang silau lampu kendaraan. Jumlah tersebut disebut akan memakan waktu berbulan-bulan untuk diolah.

Survei berlangsung dari 6 Maret hingga 20 April 2026. Dalam enam minggu, hampir 380.000 warga Kanada berpartisipasi, menunjukkan kekhawatiran serius terhadap silau lampu depan.

>>> Ford Explorer ST Sinister Package: Tampilan Lebih Garang dengan Paket Rp27 Jutaan

Lonjakan partisipasi ini dipicu oleh keluhan masyarakat dan usulan dari dewan kota.

Vancouver City Councilor Sean Orr dan Dewan Kota Victoria mengajukan mosi untuk meninjau ulang regulasi desain kendaraan, termasuk lampu depan.

Hasil Survei Masih Butuh Waktu

Transport Canada menyatakan akan merilis temuan dalam sebuah laporan. Namun, karena volume respons yang besar, hasilnya baru akan keluar dalam beberapa bulan.

>>> Volvo XC40 Kembali Diperbarui, Facelift Kedua Dijelang 2027

Survei mencakup pengalaman berkendara di malam hari, faktor penyebab silau, perilaku pengemudi, dan masukan solusi. Anggota Parlemen Xavier Barsalou-Duval juga membuka petisi yang mendorong pembaruan regulasi lampu depan.

Petisi tersebut telah dibuka sejak 17 Februari dan akan ditutup pada 17 Juni. Hingga kini, petisi telah mengumpulkan 11.659 tanda tangan.

Meskipun silau lampu depan mengganggu, data dari Amerika Serikat menunjukkan kontribusinya terhadap kecelakaan malam hari sangat kecil.

>>> Harga Mobil Baru Turun di Mei, Tapi Pembeli Mewah Bayar Rp140 Juta Lebih

Insurance Institute for Highway Safety mencatat silau hanya disebut dalam 1-2 dari setiap 1.000 kecelakaan malam antara 2015 dan 2023.