Rata-rata harga transaksi kendaraan baru di Amerika Serikat turun tipis pada Mei 2026 menjadi $49.220, dari $49.456 pada bulan sebelumnya.

Namun, di balik angka tersebut, beberapa segmen penting justru mengalami kenaikan harga, baik secara bulanan maupun tahunan.

>>> Chevrolet Gunakan AI untuk Desain C9 Corvette, Tapi Bukan yang Ini

Data terbaru dari Cox Automotive menunjukkan penjualan juga meningkat, melampaui capaian Mei tahun lalu dan bulan sebelumnya.

Segmen Populer Makin Mahal

Segmen SUV/Crossover kompak, salah satu yang terbesar di AS, naik 0,7% menjadi $37.757 pada Mei, dan melonjak 3,4% dibanding Mei 2025.

Harga pikap ukuran penuh juga mengikuti pola serupa, naik 2,4% year-over-year menjadi $66.288 meski turun 0,6% secara bulanan.

Kenaikan paling tajam terjadi di segmen mobil mewah kelas atas.

Rata-rata harga transaksi melonjak 7,3% year-over-year menjadi $127.436, naik 3,3% dari $123.329 pada April.

Segmen SUV ukuran menengah juga naik 2,9% year-over-year menjadi $50.185, SUV subkompak naik 4,2% menjadi $31.122, dan mobil kompak naik 0,7% menjadi $27.443.

Insentif Meningkat, EV Makin Murah

Produsen mobil meningkatkan insentif pada Mei.

>>> Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis Diselidiki

Belanja insentif industri mencapai 7,1% dari harga transaksi rata-rata, naik dari 6,9% pada April dan 6,8% setahun lalu.

Sementara itu, harga rata-rata kendaraan listrik (EV) turun untuk bulan ke-11 berturut-turut, kini 4% lebih rendah year-over-year.

Penjualan EV juga menunjukkan pemulihan, dengan 85.000 unit terjual pada Mei, tertinggi sejak insentif pajak EV dihapus pada September tahun lalu.

Tesla terus menekan harga EV.

Rata-rata harga transaksi Tesla turun 1% dari April dan 3,4% year-over-year, dengan 96% penjualan berasal dari Model 3 dan Model Y.

Menurut Erin Keating, analis eksekutif Cox Automotive, kenaikan harga di berbagai segmen didorong oleh siklus produk dan dinamika pasokan.

>>> Wacana Penyesuaian Tarif Transjakarta Dibahas, Pengamat Nilai Wajar

SUV yang didesain ulang dari Toyota, Kia, Jeep, dan Hyundai memicu harga lebih tinggi, sementara keterbatasan produksi F-Series Ford mengetatkan inventaris pikap.