Mayoritas CEO Indonesia Integrasikan Agentic AI untuk Efisiensi Bisnis
Sebanyak 90 persen CEO di Indonesia telah mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam berbagai alur kerja perusahaan.
Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat inovasi, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
>>> Timnas Indonesia U-19 Tahan Australia Tanpa Gol di Babak Pertama Semifinal AFF U-19
Data IBM CEO Study 2026 menunjukkan bahwa 80 persen CEO menilai AI telah mengubah cara perusahaan mendefinisikan inti bisnis mereka.
Sementara itu, 65 persen pemimpin perusahaan mengaku nyaman mengambil keputusan strategis berdasarkan wawasan dari AI.
Perkembangan AI di Asia Pasifik diproyeksikan menjadi faktor utama penciptaan nilai ekonomi digital. Sekitar 50 persen nilai bisnis digital baru pada 2030 diperkirakan akan didorong oleh AI.
Peluang dan Tantangan Adopsi Agentic AI
General Manager IBM Asia Pacific, Hans Dekkers, menilai Indonesia memiliki peluang besar dalam memanfaatkan Agentic AI sebagai pendorong pertumbuhan.
"Agentic AI dapat membantu organisasi bekerja lebih cerdas, berinovasi lebih cepat, dan berkembang secara bertanggung jawab," ujarnya.
Peningkatan adopsi AI juga memunculkan tantangan baru, seperti tata kelola data, keamanan, dan integrasi teknologi ke dalam sistem bisnis inti.
Pemerintah menyikapi tren ini dengan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.
>>> Timnas U19 Indonesia Kalah 0-1 dari Australia di Semifinal ASEAN Championship
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menjelaskan bahwa Indonesia sedang menyusun peta jalan kecerdasan buatan nasional.
"Kolaborasi ini penting untuk mendorong implementasi AI yang nyata dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global," katanya.
Executive Vice President Bank Central Asia (BCA), Jayaprawirya Diah, mengonfirmasi bahwa pemanfaatan teknologi IBM telah membantu perbankan memperoleh wawasan bisnis yang lebih mendalam.
Hal ini meningkatkan efektivitas operasional perusahaan.
IBM memperkenalkan IBM Bob, platform pengembangan perangkat lunak berbasis Agentic AI yang mengoordinasikan berbagai model AI secara otomatis.
Platform ini telah digunakan oleh lebih dari 80.000 karyawan IBM global dan meningkatkan produktivitas rata-rata hingga 45 persen.
>>> PLN Pulihkan Gangguan Pasokan Listrik di Pulau Jawa
Selain itu, IBM meluncurkan platform IBM Sovereign Core untuk membantu perusahaan dan instansi pemerintah mengelola keamanan serta tata kelola data dalam satu sistem terintegrasi.
Update Terbaru
Big Brother 28 Minggu Ketiga: Kamu Kirk Juara HOH Usai Rome Tersingkir
Senin / 27-07-2026, 07:49 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos PKH dan BPNT Juli 2026, Panduan Lengkap Lewat Aplikasi dan Website
Senin / 27-07-2026, 07:42 WIB
Cek Desil Bansos Kemensos Online via HP, Begini Langkah Mudahnya
Senin / 27-07-2026, 07:42 WIB
Pirates Tunjuk Jose Urquidy untuk Dilespas, Panggil Catcher Shawn Ross
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Big Brother 28 Hadirkan Mekanisme Time Capsule dengan Hadiah dan Hukuman Unik
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Xiaomi 15 Ultra hingga Redmi Note 15: Deretan HP Terbaru 2026 dengan Spesifikasi Gahar
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Redmi 2026: Deretan HP Baru dari Seri A hingga K70 Ultra, Ini Spesifikasinya
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Sydney Sweeney dan Scooter Braun Lompat Bungee Bersama di Tebing Selandia Baru
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Usher Hentikan Momen Panggung dengan Penggemar di Nashville, Wanita Itu Angkat Bicara
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Shin Tae-yong Ungkap Minimnya Persiapan Jadi Biang Kekalahan Persija dari Persebaya
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Pressing Tinggi Jadi Kunci Persebaya Kalahkan Persija di Piala Presiden
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Bergaya Paspor, Kenapa Harus Marah?
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Paramount Skydance Setuju Tunda Merger dengan Warner Bros hingga Sidang Antimonopoli Rampung
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Bukan Red Flag, 4 Zodiak Ini Justru Pasangan Paling Tulus dan Setia
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB







