"Dinamika ini merekonstruksi kebutuhan infrastruktur di seluruh kawasan," kata Sean Li.

Permintaan terhadap platform terdistribusi yang konsisten di tengah lingkungan regulasi yang terfragmentasi dan kondisi jaringan beragam semakin meningkat.

Pada fase berikutnya, Akamai di APAC akan berfokus membuka potensi AI dari pusat data terpusat. Perusahaan mendekatkan inferensi berbasis GPU ke pengguna di seluruh jaringan globalnya.

Akamai juga menanamkan perlindungan aplikasi dan beban kerja AI langsung ke dalam infrastruktur. Hal ini dilakukan agar tidak ada yang dikorbankan dari sisi performa maupun perlindungan keamanan.

"Tonggak pencapaian ini mencerminkan kepercayaan yang telah diberikan pelanggan kepada kami selama dua dekade terakhir," ujar Sean Li.

>>> Menteri ESDM Bantah Kelangkaan Batubara Picu Pemadaman Listrik

"Namun, peluang yang lebih besar ada di depan. Saat AI mentransformasi cara bisnis beroperasi, Akamai merancang infrastruktur cerdas yang dibutuhkan untuk web agentik."