PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melarang masyarakat bermain layang-layang di sekitar jalur operasional Kereta Cepat Whoosh.

Larangan ini dikeluarkan menjelang periode libur sekolah pada Kamis (11/6/2026).

>>> Ubisoft PHK 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio di Belgrade dan Winnipeg

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan aktivitas tersebut berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta.

Layangan yang putus dan terbawa angin dapat tersangkut pada jaringan listrik aliran atas Whoosh.

KCIC mengajak orang tua, masyarakat, dan pihak sekolah untuk mengawasi anak-anak saat bermain. Hal ini disampaikan Eva dalam keterangan tertulis yang dikutip dari Detik Finance.

Ratusan Layang-Layang Diamankan

Berdasarkan data internal perusahaan, petugas lapangan telah mengamankan ratusan layang-layang di sekitar jalur kereta cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2024, ditemukan 25 unit layang-layang.

Jumlah temuan meningkat pada 2025 menjadi 317 unit. Hingga Mei 2026, sudah ada 110 layang-layang yang diamankan.

Total pengamanan dari 2024 hingga Mei 2026 mencapai 452 layang-layang beserta benangnya.

>>> Review Film Animasi Garuda di Dadaku Hadirkan Semangat Suportif dan Visual yang Dekat dengan Penonton

Titik rawan utama berada di kawasan Padalarang, Cimahi, dan Bandung. Masyarakat dilarang menerbangkan layangan dalam radius minimal 3 kilometer di sisi kanan dan kiri jalur.

Tegangan listrik tinggi pada Overhead Catenary System (OCS) dapat rusak jika tersangkut benang layangan. Hal ini berpotensi memicu keterlambatan perjalanan Whoosh.

Untuk menekan pelanggaran, KCIC rutin menggelar patroli berkala dan memasang papan imbauan.

Operator juga menjalankan 46 kegiatan edukasi keselamatan yang menjangkau 38 sekolah dan warga di 6 kecamatan terdampak.

Eva menambahkan, keselamatan operasional Whoosh tidak hanya mengandalkan teknologi dan petugas, tetapi juga dukungan masyarakat. Ia mengajak warga untuk menjaga keamanan jalur dan melaporkan potensi gangguan.

Laporan gangguan dapat disampaikan melalui Customer Service stasiun, WhatsApp di nomor 0811-8888-111, email cs@kcic. co.

>>> Kementerian ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Naik

id, atau pesan langsung ke Instagram @keretacepat_id.