PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun.

>>> Tips Memeriksa Mobil Listrik Bekas Banjir agar Tidak Rugi

Jumlah dividen itu setara dengan 70 persen dari total laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Langkah ini dinilai sebagai komitmen perseroan dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Direktur Utama Antam Untung Budiharto menyatakan bahwa sisa laba sebesar Rp2,16 triliun atau 30 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi usaha, memperkuat fundamental bisnis, dan mendanai proyek strategis perseroan ke depan.

Kinerja keuangan Antam pada tahun 2025 mencatat pendapatan Rp84,64 triliun, melonjak 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Laba bersih tahun berjalan mencapai Rp7,92 triliun, tumbuh 106 persen dari capaian tahun 2024.

Untung menambahkan bahwa capaian ini mencerminkan fundamental bisnis yang kuat dan efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin.

>>> KPR Take Over Dominasi Portofolio Kredit Pemilikan Rumah KB Bank

Ia juga menekankan komitmen seluruh insan Antam dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional.

Perubahan Susunan Pengurus

Dalam RUPST yang sama, pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Pemberhentian diberlakukan terhadap M.

Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris sejak 19 Desember 2025, Arianto Sabtonugroho Rudjito sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha.

Sebagai pengganti, pemegang saham mengangkat Aryanto Wibowo sebagai Komisaris.

I Dewa Wirantaya dialihkan menjadi Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir, sementara Arini Kasmira menjabat Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Hartono dialihkan menjadi Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral, Ratih Dewihandajani menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi, serta Handi Sutanto menjabat Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui rencana kerja sama strategis antara Antam, PT Industri Baterai Indonesia (IBI), dan HYD Investment Limited.

>>> Jay Idzes Beri Dukungan untuk Beckham Putra Usai Dicemooh Oknum Suporter

Kerja sama ini bertujuan mempercepat ekosistem baterai kendaraan listrik nasional dari hulu ke hilir.