Sementara itu, noda berwarna kuning timbul akibat paparan keringat malam hari.

Pertumbuhan jamur ini dipicu oleh lingkungan yang lembap akibat faktor iklim, air liur, maupun keringat.

Masalah ini bisa dicegah melalui pencucian menggunakan cuka atau menjemurnya di bawah sinar matahari sesuai petunjuk perawatan.

Penggunaan pelindung bantal atau sarung tambahan sangat disarankan setelah proses pembersihan selesai. Langkah ini efektif melindungi bantal dari kontaminasi serangga, debu, kotoran, hingga tumpahan cairan yang tidak disengaja.

Perubahan fisik berupa permukaan bantal yang jeblos membuat area leher dan bahu tidak mendapatkan topangan yang baik saat tidur.

Jika terus dipaksakan, perubahan struktur ini dapat memicu rasa nyeri dan pegal pada tubuh penggunanya.

Aroma kurang sedap seperti bau apek atau bau keringat dapat muncul dari tubuh pengguna maupun akibat pertumbuhan jamur di dalam bantal.

>>> Persib Bandung Hadapi Grup Berat di ASEAN Club Championship 2026-2027

Masalah kebersihan ini dapat diatasi dengan dua pilihan, yaitu mencucinya sampai bersih atau langsung membelinya yang baru.