Tiga Negara Siap Gelar Pembukaan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus. Upacara pembukaan dijadwalkan pada Kamis, 11 Juni 2026, waktu setempat.
Turnamen ini juga mencatat sejarah dengan jumlah peserta bertambah menjadi 48 tim nasional.
>>> Hyundai E&C Hillstate Resmi Rekrut Megawati Hangestri Pertiwi untuk Musim 2026/2027
Jadwal Pembukaan di Tiga Negara
Pembukaan pertama akan berlangsung di Mexico City, Meksiko, pada Jumat dini hari pukul 00.30 WIB. Acara ini mendahului laga pembuka di Stadion Azteca.
Kanada akan menggelar upacara kedua di Toronto pada Sabtu pukul 01.30 WIB.
Sementara itu, Amerika Serikat menyelenggarakan upacara ketiga di Los Angeles pada hari yang sama pukul 06.30 WIB.
Hak siar resmi turnamen di Indonesia dipegang oleh TVRI, serta platform over the top FolaPlay dan MAXStream TV.
Tantangan Visa dan Imigrasi
Di balik persiapan, kebijakan imigrasi Amerika Serikat menimbulkan pembatasan perjalanan. Penolakan visa terjadi terhadap jurnalis, wasit, dan penggemar dari beberapa negara peserta.
Menurut laporan BBC, penonton dari Iran, Haiti, Senegal, dan Pantai Gading menghadapi larangan perjalanan penuh atau sebagian.
Wasit asal Somalia, Omar Artan, batal memimpin pertandingan setelah otoritas imigrasi AS menolak dokumen masuknya tanpa alasan resmi.
>>> Atletico Madrid Tolak Tawaran 150 Juta Euro Real Madrid untuk Julian Alvarez
Presiden FIFA Gianni Infantino meminta semua pihak tetap tenang. Ia menegaskan federasi bekerja di balik layar untuk menyelesaikan kendala operasional.
"Percayalah pada kami, kami bekerja di belakang layar, mencoba memahami," ujar Infantino dalam konferensi pers. Ia menambahkan bahwa ada hal yang bisa dan tidak bisa diketahui.
FIFA menyoroti keberhasilan memastikan keikutsertaan tim Iran di tengah situasi politik rumit. Infantino mengaku bangga dengan kerja timnya.
"Saya sangat senang kami berhasil membawa Iran untuk bermain. Saya bangga dengan kerja tim saya," katanya.
Infantino juga mengingatkan bahwa akses ke negara tuan rumah adalah syarat mutlak. "Jika tidak ada akses, tidak ada Piala Dunia," tegasnya, merujuk pada peringatan FIFA tahun 2017.
Ia pun menyinggung kritik terhadap standar ganda media Barat, seperti yang pernah ia sampaikan saat Piala Dunia 2022 di Qatar.
>>> Timnas Indonesia Kalahkan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday
Menurutnya, reformasi butuh waktu dan banyak pihak tidak mengakui kemajuan yang telah dicapai.
Update Terbaru
Aksi Francisco Conceicao Bawa Portugal Kalahkan Nigeria 2-1
Kamis / 11-06-2026, 07:44 WIB
Kemenkeu Cekal Tyo Nugros ke Malaysia Terkait Kasus Piutang Korporasi
Kamis / 11-06-2026, 07:44 WIB
Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces 11 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 07:44 WIB
Thomas Tuchel Tunjuk Declan Rice Jadi Wakil Kapten Timnas Inggris
Kamis / 11-06-2026, 07:41 WIB
Intiland Pangkas Utang Berbunga 25 Persen untuk Perkuat Modal
Kamis / 11-06-2026, 07:41 WIB
Netflix Luncurkan Fitur Video Vertikal Klip dan Game Interaktif Baru
Kamis / 11-06-2026, 07:41 WIB
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 07:41 WIB
IHSG Bangkit dari Oversold, Investor Asing Masih Jual Bersih
Kamis / 11-06-2026, 07:40 WIB
Percakapan dengan Orangtua Sering Menguras Emosi, Ini Penjelasan Ahli
Kamis / 11-06-2026, 07:40 WIB
Aspirasi Hidup Indonesia Bagikan Dividen Rekor Rp548 Miliar
Kamis / 11-06-2026, 07:40 WIB
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Resmi Kuasai Saham Pengendali VISI
Kamis / 11-06-2026, 07:37 WIB
Microsoft Bersiap PHK Besar-besaran di Divisi Xbox Bulan Depan
Kamis / 11-06-2026, 07:37 WIB
Kapasitas KRL Green Line Tertinggal, Okupansi Jam Sibuk Tembus 161 Persen
Kamis / 11-06-2026, 07:36 WIB
Harga Emas Antam di Pegadaian 11 Juni 2026 Ambles Rp21.000 Per Gram
Kamis / 11-06-2026, 07:36 WIB






