Emiten lain yang turut mendorong adalah Capital Financial Indonesia (CASA) 7,92 poin, DCI Indonesia (DCII) 6,62 poin, Bank Negara Indonesia (BBNI) 5,86 poin, Barito Pacific (BRPT) 5,65 poin, serta Barito Renewables Energy (BREN) dengan kontribusi 4,82 poin.

Phintraco Sekuritas dalam catatannya menguraikan bahwa rebound IHSG ditopang oleh penurunan harga minyak mentah dunia.

Selain itu, apresiasi nilai tukar rupiah di pasar spot yang menguat 0,6% ke level Rp17.953 per dolar AS juga menjadi sentimen positif.

Dari sisi analisis teknikal, posisi IHSG saat ini mampu bertahan di atas MA-5 dan ditutup tepat pada level MA-10.

Indikator Stochastic RSI terus bergerak menguat di area pivot.

Kondisi ini dibarengi dengan kelanjutan penyempitan histogram MACD. Indikator tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk membentuk pola golden cross dalam waktu dekat.

>>> Prabowo Soroti Bunga Kredit Super Mikro 24%, Minta Turun di Bawah 9%

Riset Panin Sekuritas menyebutkan, "Diperkirakan IHSG berpeluang menguji level psikologis di 6.000."