Produk Kecantikan Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp 106 Miliar di Turki
Paviliun Indonesia berhasil membukukan potensi transaksi sebesar US$ 6,52 juta atau sekitar Rp 106 miliar dalam pameran The 7th Beauty Istanbul 2026 di Istanbul, Turki, pada 7 hingga 9 Mei 2026.
Capaian sektor kosmetik dan perawatan tubuh ini dirilis pada Rabu, 10 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari Industri.
>>> Pendaftaran SPMB SMP Negeri Medan 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jalurnya
Kehadiran perwakilan komoditas dalam negeri tersebut merupakan hasil kerja sama sinergis antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul, dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Sejumlah komoditas kosmetik lokal mendapatkan kesempatan besar untuk masuk ke pasar Turki melalui berbagai platform niaga elektronik dan jaringan ritel kecantikan ternama, seperti Watsons, Gratis, Rossmann, serta Mion/Migros.
Peluang Pasar Kosmetik di Turki
Pertumbuhan pasar kosmetik di negara Timur Tengah tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha dari tanah air.
Pemerintah berupaya mendorong para pelaku industri kosmetik domestik agar memanfaatkan potensi pasar luar negeri yang sedang berkembang ini.
"Kami harap, semakin banyak eksportir Indonesia yang termotivasi dan melihat Turki sebagai negara tujuan ekspor potensial," kata Atase Perdagangan RI untuk Ankara, Banny Ratno Ramadhani.
>>> Dilan Janiyar Soroti Dampak Kenaikan Harga BBM dan Nilai Tukar Dolar
Pihak otoritas perdagangan menyatakan bahwa hasil positif dari pameran internasional ini akan dikawal secara berkelanjutan.
Langkah penguatan jaringan dengan pelaku bisnis lokal di Turki yang memahami regulasi serta selera konsumen setempat bakal terus ditingkatkan untuk mempermudah penetrasi produk.
Pada ajang tersebut, fasilitas paviliun Indonesia menampung enam korporasi manufaktur kecantikan, yaitu PT Akasha Wira International Tbk (ADES), PT Bintang Mas Triyasa, PT Amore Natura Persada, PT Kino Indonesia Tbk (KINO), PT Surya Andalan Global Abadi, dan PT Priskila Prima Makmur.
Selain itu, PT Sparindo Mustika dan PT Van Aroma juga ikut serta dalam pameran secara mandiri.
Berdasarkan data berkala dari Kementerian Perdagangan, kinerja perdagangan bilateral antara Indonesia dan Turki sepanjang Januari hingga April 2026 telah menyentuh angka US$ 873,8 juta.
>>> Timnas U19 Indonesia Tantang Australia di Semifinal Piala AFF 2026
Dari total nilai perdagangan tersebut, volume ekspor Indonesia tercatat dominan sebesar US$ 700,9 juta, sedangkan nilai impor dari Turki berada di angka US$ 173 juta, sehingga menempatkan posisi Indonesia dalam status surplus senilai US$ 527,9 juta.
Update Terbaru
Dudung Abdurachman Bantah Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis
Rabu / 10-06-2026, 18:25 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina, BP, dan Vivo Naik per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 18:25 WIB
Sinopsis The Humanity Bureau, Bioskop Trans TV 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 18:24 WIB
Prabowo Resmikan RSUD Krui, Targetkan Obat Generik Murah dalam Setahun
Rabu / 10-06-2026, 18:24 WIB
Pemerintah Pastikan Kewajiban Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026
Rabu / 10-06-2026, 18:24 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Mudahkan Pencairan JHT Online Tanpa Paklaring
Rabu / 10-06-2026, 18:24 WIB
PLTGU Jawa 1 Gangguan Teknis, Listrik Bogor Padam
Rabu / 10-06-2026, 18:24 WIB
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Rabu / 10-06-2026, 18:20 WIB
Timnas Basket U18 Putra Indonesia Berangkat ke Kualifikasi Piala Asia
Rabu / 10-06-2026, 18:20 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina dan Swasta Kompak Naik per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 18:16 WIB
BPOM Siapkan Relaksasi Regulasi untuk Jaga Stabilitas Harga Obat
Rabu / 10-06-2026, 18:16 WIB
Tim Medis Kloter PLM 12 Evaluasi Kesehatan Jemaah Haji di Madinah
Rabu / 10-06-2026, 18:16 WIB
Tiket BTS Jakarta 2026 Dijual Ulang hingga Tiga Kali Lipat Setelah Presale Ludes
Rabu / 10-06-2026, 18:14 WIB
Liga Inggris Musim Ini Selesai dengan Arsenal Juara, Agenda Beralih ke Laga Timnas
Rabu / 10-06-2026, 18:10 WIB






