Survei Adidaya Institute: 68,2% Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran
Terkait tiga program prioritas pemerintah, Adidaya Institute menemukan bahwa respons di dunia nyata berbanding terbalik dengan dinamika percakapan di platform digital.
"Tidak seperti di sosial media yang riuh dengan pesimisme, di dunia nyata, mayoritas publik justru mendukung program-program unggulan Prabowo-Gibran," ucap Fadhli.
Dukungan riil tersebut dianggap sebagai modal politik yang sangat kuat bagi jalannya roda pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan. "Hasil survei sangat mengagumkan.
71,5 persen setuju MBG, 75,6 persen menyetujui KDKMP dan 93,3 persen mendukung program CKG.
Di tengah tingginya kritik dan keluhan di media sosial, angka persetujuan responden ini tentu menjadi modal dukungan keberlanjutan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Fadhli.
Berdasarkan analisis statistik, mayoritas warga meyakini dua dari tiga program utama tersebut akan memberikan dampak yang signifikan secara langsung bagi kesejahteraan domestik mereka.
"Mayoritas responden juga percaya program MBG dan CKG bakal berdampak langsung pada keluarga.
Hanya pada program KDKMP, keraguan publik atas dampak langsung pada keluarga berada pada level yang cukup tinggi," kata Fadhli.
Meskipun mendukung penuh, masyarakat tetap mengirimkan pesan kuat kepada pemerintah agar segera membenahi sistem manajemen dan operasional program agar tidak terjadi penyimpangan.
"Semua responden sepakat masalah utama ada pada tata kelola organisasi, baik pada program MBG maupun KDKMP.
Karena itu, pesannya sungguh sangat sederhana: program unggulan pemerintahan Prabowo Gibran harus terus berjalan," tuturnya.
Fadhli menutup pemaparannya dengan menegaskan bahwa hasil pengumpulan data ini membuktikan posisi legitimasi politik Presiden Prabowo masih sangat kokoh di mata rakyat.
>>> Jadwal Imunisasi Influenza Anak untuk Cegah Komplikasi Serius
"Secara statistik, mayoritas responden menolak upaya makar terhadap Prabowo-Gibran. Ini boleh jadi sinyalemen mayoritas rakyat memang masih sangat percaya dengan Presiden Prabowo," sambung dia.
Update Terbaru
6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Kuliah di Luar Negeri
Minggu / 26-07-2026, 02:52 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh Patriots di Tengah Negosiasi Kontrak
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Resident Evil 4 Remake Raup 560 Juta Dolar AS, Jadi Remake Terlaris Generasi Ini
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Lucasfilm Siapkan Film Star Wars: Starfighter untuk Rilis 2027
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Padres Hadapi Marlins, Miami Berusaha Akhiri 10 Kekalahan Beruntun
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Imigrasi AS Deportasi Mantan Pemain NFL Kenya Daniel Adongo
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Viruzz Hadapi Gero Arias di Laga Kelima La Velada del Ano 6
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
PlayStation Store dan Jaringan Down, Tanda Masa Depan All-Digital Sony?
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Yen Press Lisensi Tiga Judul Baru: Light Novel dan Manga
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Kodansha USA Umumkan Lisensi Manga Baru di San Diego Comic-Con
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
5 dari 100 Angkatan Kerja Indonesia Masih Menganggur di 2026, Jakarta Masuk Daftar
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Indonesia Tegaskan Komitmen Kemitraan Jangka Panjang dengan China
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Debat Hunter Biden dan Nick Fuentes Panas, Bahas Ras hingga Pembunuhan MLK
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
Minggu / 26-07-2026, 02:34 WIB







