Dia memulai dengan baik tetapi langsung cedera," kata Bartomeu.

Selain Dembele, manajemen juga mendatangkan Coutinho senilai 135 juta euro untuk mengantisipasi kepergian gelandang legendaris Andres Iniesta.

"Xavi sudah mengatakan bahwa dia akan luar biasa, dan dia telah membuktikannya di PSG. Dia sudah menjadi pemenang Ballon d'Or.

Coutinho datang karena Iniesta memberi tahu kami bahwa dia akan pergi. Staf pelatih menyarankan perekrutan itu.

Kami mampu membelinya," pungkas Bartomeu.

Namun, investasi besar tersebut tidak berjalan mulus.

Coutinho hanya bertahan empat tahun dan gagal menjadi pilihan utama, meskipun sempat sukses meraih treble saat dipinjamkan ke Bayern Munich.

Sementara itu, Dembele yang kerap dibekap cedera akhirnya dilepas murah ke PSG pada 2023 dan justru berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions dua musim beruntun di bawah asuhan Luis Enrique.

>>> Bahlil Minta Kekurangan Program Makan Bergizi Gratis Diperbaiki Bersama

Kombinasi kesalahan manajemen transfer dan hantaman pandemi COVID-19 sempat meruntuhkan kondisi finansial Barcelona, sebelum akhirnya mereka bangkit dengan menjuarai Liga Spanyol dalam dua musim terakhir melalui pemanfaatan pemain akademi.