Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta kekurangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperbaiki secara bersama-sama.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil pada Rabu (10/6/2026) menanggapi evaluasi program yang masih menemukan sejumlah kendala di lapangan.

>>> Puluhan Ribu Penerima PIP Lolos SNBT dan SNBP 2026, Berhak Dapat KIP Kuliah

Menurut Bahlil, program MBG sangat baik untuk membantu pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak. Namun, berbagai kekurangan yang ada harus dijadikan ruang evaluasi demi penyempurnaan ke depan.

Ia menekankan pentingnya langkah penyempurnaan secara kolektif dibandingkan saling melempar kesalahan antarpihak terkait pelaksanaan kebijakan nasional ini.

"Program ini adalah program yang harus kita wujudkan.

Sebagai mantan anak orang susah yang pernah busung lapar, saya katakan bahwa program makanan bergizi gratis ini adalah program mulia.

>>> Kejagung Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka Korupsi Motor Listrik

Kalau ada kekurangan ya sama-sama kita sempurnakan, tidak usah kita saling menyalahkan," ujar Bahlil.

Meluruskan Pelesetan Singkatan MBG

Selain membahas substansi program, Bahlil juga menanggapi fenomena di media sosial yang mengaitkan singkatan MBG dengan nama pribadinya.

Ia menegaskan kembali kepanjangan resmi akronim tersebut agar tidak terjadi salah tafsir di masyarakat.

"Terakhir sekalipun MBG (Makan Bergizi Gratis) itu adalah bagus, tapi saya mau sampaikan bahwa jangan dipelintir. MBG itulah Makanan Bergizi...

>>> Atap Bocor Bisa Sebabkan Rangka Baja Ringan Berkarat dan Ambruk

apa? Kamu jangan billing Bahlil Ganteng lagi, aduh kacau sekali," tutur Bahlil.