Faktor manajemen ban inilah yang membuat hasil latihan tidak bisa menjadi tolok ukur kekuatan murni seorang pebalap.

"Jadi ya enggak ada strategi kalau hari Jumat atau sesi latihan," tegas Veda.

Proses Belajar dari Pebalap Berpengalaman

Meski tampil impresif di musim debutnya, Veda tidak mematok satu pebalap tertentu sebagai target untuk dikalahkan. Ia memanfaatkan rival yang lebih senior sebagai sarana belajar.

"Enggak ada sih, cuma paling ya nyoba ngikut untuk jadi referensi. Seperti pebalap yang kenceng-kenceng kan mereka punya pengalaman lebih," kata Veda.

>>> MKTR Targetkan Pendapatan Rp1,39 Triliun pada 2026

Saat balapan, ia memperhatikan cara pebalap papan atas mengendalikan motor dan menentukan jalur balap. "Biasanya saya nyoba ngikut untuk ngelihat line dia atau cara bawa dia," pungkasnya.