Platform e-commerce Shopee melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap ratusan pengembang di berbagai wilayah operasionalnya pada pekan ini.

Langkah ini diambil seiring pergeseran fokus perusahaan ke teknologi kecerdasan artifisial (AI).

>>> Fungsi Factory Reset HP dan Waktu Tepat Melakukannya

Dilansir dari Investor Daily pada Rabu (10/6/2026), pemangkasan tersebut menyasar sekitar 8 persen dari total tenaga kerja pengembang Shopee.

Posisi yang paling terdampak adalah bagian jaminan kualitas (quality assurance), dengan potensi pengurangan lebih lanjut di masa depan.

Langkah efisiensi struktural oleh anak usaha Sea Ltd ini sejalan dengan tren global di sektor teknologi yang mulai mengintegrasikan AI untuk mendongkrak efisiensi operasional.

Perusahaan-perusahaan teknologi kini berusaha merampingkan sumber daya manusia pasca-perekrutan besar-besaran selama masa pandemi.

Target Kapitalisasi Pasar dan Persaingan Ketat

CEO Sea Ltd Forrest Li menargetkan perusahaan dapat menyentuh kapitalisasi pasar satu triliun dolar melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi AI.

Pivot bisnis ini bergulir di tengah persaingan pasar inti yang kian ketat, serupa dengan langkah strategis kompetitor seperti Alibaba Group.

>>> Apple Luncurkan Framework AI Baru dan Xcode 27 untuk Developer

Pihak manajemen menyatakan bahwa penyesuaian jumlah staf merupakan bagian dari tinjauan berkala yang dilakukan perusahaan secara rutin. "Keputusan ini selalu diambil setelah melalui pertimbangan yang matang.

Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi rekan-rekan yang terdampak selama masa transisi ini," ujar Juru bicara Sea Ltd.

Sea Ltd kini giat mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis e-commerce, termasuk mengelola platform gim Garena.

Pada Februari lalu, mereka telah mengumumkan kemitraan bersama Google guna mengintegrasikan AI dalam operasional serta mematangkan pembuatan agen belanja berbasis kecerdasan buatan.

Tekanan pada saham Sea Ltd sendiri sudah terjadi sejak September 2025 yang dipicu pembengkakan biaya operasional serta melemahnya sentimen konsumen.

>>> Apple Batasi Fitur AI watchOS 27 untuk Apple Watch Lama

Para analis menilai industri teknologi global kini sedang berada dalam fase koreksi pasca-pandemi yang mengutamakan otomasi ketimbang jumlah karyawan.