Manajemen Persib Bandung dihadapkan pada ancaman kehilangan sejumlah pemain pilar setelah tim berhasil meraih gelar juara hattrick pada Super League 2025-2026.

Kekhawatiran ini muncul seiring banyaknya tawaran dari klub lain yang masuk untuk memboyong para penggawa kunci Maung Bandung.

>>> Gunung Bromo Diselimuti 'Salju', Suhu Ekstrem Tembus 2 Derajat Celcius

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengungkapkan bahwa situasi pelepasan pemain secara besar-besaran berpotensi mengulang kejadian musim sebelumnya.

"Siapa pemain bertahan dan siapa yang hengkang. Ini banyak juga yang hengkang, bisa sama dengan tahun kemarin," kata Umuh.

Manajemen belum bersedia mengungkap identitas pemain yang akan hengkang, meskipun kontrak Federico Barba dan Frans Putros dilaporkan telah selesai.

"Nanti pun pada tahu siapa yang hengkang dan siapa yang datang. Tunggu saja," timpal Umuh.

Stabilitas Tim Diuji

Stabilitas internal tim saat ini sedang diuji menyusul kepergian pelatih kepala Bojan Hodak, di mana kendali taktik kini beralih kepada asistennya, Igor Tolic.

>>> Matheo In Rio Rilis Lagu 'Karena Kau Wanita' untuk Perempuan

Proyeksi awal untuk mempertahankan 80 persen komposisi skuad kini menurun drastis menjadi berimbang akibat ketertarikan dari klub-klub luar negeri.

"Iya tapi kalau mereka sekarang ya lain cerita, 80 persen lah ternyata fifty-fifty," sebut Umuh.

Manajemen Maung Bandung berharap para pemain yang hengkang tidak memperkuat klub kompetitor di dalam negeri.

"Siapapun menginginkan pemain Persib, tapi rata-rata main di luar lah. Mudah-mudahan (jika pindah) enggak main di Indonesia," harap Umuh.

Perombakan besar dipastikan bakal menyasar sektor legiun asing menyusul perpisahan yang sudah disampaikan oleh Sergio Castel dan Layvin Kurzawa.

>>> Karel Mainaky Proyeksikan Tiga Ganda Putri ke Olimpiade 2028

"Ada juga (tawaran dari luar negeri) tapi saya enggak tahu kemana, tapi ada yang di Indonesia. Pemain lokal juga 50 persen bertahan, kurang lebih," paparnya.