Pemerintah Pangkas Siswa Mampu dari Penerima Makan Bergizi Gratis
Pemerintah melakukan penataan ulang terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan anggaran negara digunakan secara efektif.
Kebijakan tersebut berpotensi menyingkirkan siswa dari kalangan keluarga mampu dari daftar penerima manfaat. Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan pengecekan ulang secara ketat terhadap penerima bantuan.
>>> Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Resmi Akuisisi Saham PT Satu Visi Putra Tbk
"Artinya kalau misalnya ini tidak perlu, mereka anak-anak orang kaya, ya enggak akan dikasih," kata Dudung dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan, Rabu (10/6/2026).
Evaluasi Menyeluruh dan Efisiensi Anggaran
Evaluasi menyeluruh menyasar wilayah perkotaan karena ditemukan sejumlah siswa sekolah menengah tidak mengonsumsi makanan yang dibagikan.
Penataan ini juga menjadi bagian dari efisiensi anggaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Yang pertama adalah tentang refocusing untuk penerima manfaat.
Jadi disampaikan oleh Kepala BGN bahwa nanti yang betul-betul yang membutuhkan, sehingga nanti akan dicek kembali," lanjut Dudung.
>>> Samsung Galaxy A27 Meluncur 2026 dengan Chipset Snapdragon 6 Gen 3
Selain menyaring data penerima, BGN juga mengagendakan penataan terhadap operasional dapur-dapur MBG yang sudah berjalan. Peninjauan difokuskan pada kualitas layanan dan keamanan pangan guna mencegah risiko fatal.
"Dampaknya nanti akan dilihat, terutama yang berkualitas, tidak mengejar kuantitas.
Tapi betul-betul dapur itu apakah efektif, apakah sesuai dengan aturan yang nantinya tidak menimbulkan misalnya keracunan dan sebagainya," ujarnya.
Kantor Staf Kepresidenan berkomitmen menerjunkan tim untuk mengawasi pelaksanaan program MBG di berbagai daerah secara langsung.
>>> IHSG Ditutup Melesat 2,34 Persen pada Perdagangan Sesi I 10 Juni 2026
Pengawasan dilakukan demi memastikan program strategis nasional ini berjalan sesuai koridor dan memberikan hasil maksimal.
Update Terbaru
Umat Muslim Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Doa dan Dzikir
Rabu / 10-06-2026, 15:29 WIB
Veda Ega Pratama Ungkap Strategi Pengelolaan Ban di Moto3
Rabu / 10-06-2026, 15:29 WIB
OnePlus Turbo 6X dan Turbo 6X Pro Resmi Dirilis di China
Rabu / 10-06-2026, 15:29 WIB
Pemerintah dan DPR Rumuskan Stimulus untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pertamax
Rabu / 10-06-2026, 15:29 WIB
Aturan dan Jadwal Pendaftaran SPMB SD Bogor 2026/2027 Resmi Dibuka
Rabu / 10-06-2026, 15:28 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.953 per Dolar AS Imbas Kenaikan Suku Bunga BI
Rabu / 10-06-2026, 15:28 WIB
BYD Targetkan Jadi Produsen Mobil Terbesar Dunia dalam Lima Tahun
Rabu / 10-06-2026, 15:28 WIB
Kemenag Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 15:25 WIB
Samsung Borong Tiga Penghargaan Perangkat Mobile Terbaik Selular Award 2026
Rabu / 10-06-2026, 15:25 WIB
Hongqi G919: SUV Off-Road Bertenaga 831 hp dengan Desain Kontroversial
Rabu / 10-06-2026, 15:25 WIB
BI Optimistis Rupiah Menguat ke Rp16.800 pada 2027
Rabu / 10-06-2026, 15:25 WIB
Fisik Pemain Diaspora Timnas Indonesia Dianggap Makin Tangguh
Rabu / 10-06-2026, 15:24 WIB
Pendaki Wanita Alami Pelecehan Seksual oleh Pemandu di Gunung Merbabu
Rabu / 10-06-2026, 15:24 WIB
Borneo FC Samarinda Lepas 15 Pemain, Termasuk Bintang Liga Mariano Peralta
Rabu / 10-06-2026, 15:24 WIB






