Steven Spielberg kembali ke dunia makhluk luar angkasa lewat film terbarunya, 'Disclosure Day'. Ini adalah film keempat sang sutradara yang berpusat pada pertemuan dengan alien.

Hampir lima dekade setelah 'Close Encounters of the Third Kind' (1977) dan lebih dari 20 tahun setelah 'War of the Worlds' (2005), Spielberg mencoba menggabungkan rasa takjub dari karya-karya awalnya dengan ketegangan thriller politik modern.

>>> Dari Temple Stay ke Layar Kaca: Fenomena 'Buddhisme Kekinian' di Korea

Cerita 'Disclosure Day' memperluas tema yang pernah diangkat dalam 'Close Encounters of the Third Kind', 'E. T.

the Extra-Terrestrial' (1982), dan 'War of the Worlds'. Namun, film ini lebih fokus pada respons manusia terhadap alien, bukan pada alien itu sendiri.

Di pusat cerita terdapat Wardex, organisasi militer rahasia yang selama puluhan tahun menyembunyikan bukti keberadaan alien. Organisasi ini juga melakukan eksperimen kontroversial pada pengunjung luar angkasa.

Kisah dimulai ketika Daniel Kellner (Josh O'Connor), seorang ahli keamanan siber yang bekerja di Wardex, memutuskan membocorkan informasi rahasia tentang penutupan ini.

Ia mempertaruhkan segalanya untuk mengungkap kebenaran.

Jalan Daniel kemudian bertemu dengan Margaret Fairchild (Emily Blunt), seorang penyiar cuaca televisi dari Kansas City yang hidupnya berubah setelah bertemu dengan entitas alien.

Margaret tiba-tiba bisa berbicara dalam semua bahasa dan dialek, termasuk bahasa Korea.

Dalam sebuah siaran berita tentang provokasi nuklir Korea Utara, Margaret berkomunikasi dalam bahasa Korea dengan seorang profesor Korea-Amerika.

Ia juga mengembangkan kemampuan membaca pikiran siapa pun yang ditemuinya.

Bagi penonton Korea, melihat Emily Blunt berbicara dalam bahasa Korea yang fasih pasti akan menarik perhatian.