Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan membuka pameran khusus bertajuk "Palsaekchanran: Regions Filled With K" di Cheong Wa Dae Sarangchae, museum budaya yang terletak di depan kantor kepresidenan.

Pameran ini berlangsung hingga 31 Desember dan menyoroti akar regional dari fenomena budaya Korea modern, bukan sekadar menampilkan grup idola atau drama populer.

>>> Park Kyung-hye Ungkap Kebiasaan Potong Makanan Akibat Operasi Rahang Rp 300 Juta

Melalui instalasi digital imersif dan media seni, pameran menunjukkan bagaimana sejarah regional, seni tradisional, dan cerita rakyat setempat menjadi fondasi konten Korea kontemporer.

Gedung Sarangchae sendiri memiliki makna historis. Dalam arsitektur tradisional, "sarangchae" adalah rumah tamu terpisah untuk menjamu pengunjung.

Selama puluhan tahun, bangunan ini berfungsi sebagai aula informasi publik dan pusat pameran kepresidenan.

Ruang utama pameran menafsirkan ulang seni pertunjukan, kuliner, kerajinan, dan tradisi gaya hidup regional melalui lensa modern.

Pameran ini menggunakan kerangka administratif lima pusat regional dan tiga zona khusus di Korea.

Di ruang media seni, instalasi berjudul "The Origins of K" menampilkan citra digital skala besar untuk menguraikan estetika tradisional Korea.

>>> Kisah Cinta 14 Tahun Sooyoung dan Jung Kyung-ho Berakhir, Fans Syok

Proyek imersif ini dikembangkan bersama museum nasional dan provinsi, Badan Promosi Budaya Regional, dan Universitas Seni Nasional Korea.

Instalasi memproyeksikan motif "gat" (topi tradisional), peony, harimau, dan pola rumit yang distilisasi.

Pameran budaya ini bertepatan dengan retrospeksi politik "Trajectory of Light" yang dibuka pada Selasa di lantai dua Sarangchae.

Retrospeksi tersebut menandai satu tahun pemerintahan saat ini dan menampilkan catatan diplomatik serta hadiah kenegaraan yang dipertukarkan selama pertemuan puncak setahun terakhir.

Seorang pejabat kementerian mengatakan, "Kami berharap publik dapat merasakan kekuatan budaya dan pencapaian kebijakan kami."

>>> 5.700 Pesan Banjiri Medsos Sooyoung SNSD Usai Putus dari Jung Kyung-ho

Pejabat itu menambahkan bahwa identitas regional lokal tetap menjadi kekuatan pendorong sejati yang memperluas merek "K" di seluruh dunia.