>>> Jadwal KRL Jogja Solo 10 Juni 2026, Tarif Flat Rp8.000 Sekali Jalan

Usai mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi MotoGP Hungaria di Balaton Park, ia mengaku kini lebih berhati-hati agar tidak memperparah kondisi jarinya.

"Motor saya tidak mati, mesinnya masih hidup. Saya beruntung," kata Di Giannantonio.

Ia merujuk pada aturan baru MotoGP yang melarang pebalap menyalakan kembali motor di lintasan setelah terjatuh.

"Sejujurnya, dengan kondisi jari saya saat ini, saya tidak akan mengambil risiko mempertahankan tangan tetap berada di motor saat terjatuh.

Saya tidak peduli. Kalau saya jatuh, saya akan mengambil motor dan mencoba kembali ke lintasan.

Tapi menurut saya jari saya jauh lebih penting," tutur Fabio Di Giannantonio.

Meski belum fit 100 persen, performa Di Giannantonio tetap cukup kompetitif.

Ia finis kelima di MotoGP Italia di Mugello, lalu menempati posisi ke-12 di MotoGP Hungaria setelah terlibat insiden pada tikungan pertama yang dipicu kecelakaan Jorge Martin.

Setelah delapan seri pertama MotoGP 2026, Di Giannantonio juga masih menjadi pebalap Ducati dengan posisi terbaik di klasemen sementara.

>>> Bahaya Main Ponsel di Toilet, Risiko Ambeien Meningkat 46 Persen

Kondisi tersebut membuat VR46 berharap proses pemulihan berjalan lancar agar sang pebalap bisa kembali tampil maksimal mulai MotoGP Republik Ceko pekan depan.