Kebiasaan membawa ponsel ke toilet untuk scrolling media sosial atau menonton video pendek ternyata bukan sekadar aktivitas iseng.

Menurut dokter sekaligus Assistant Professor of Medicine di Harvard Medical School, Dr. Trisha Pasricha, kebiasaan tersebut dikaitkan dengan risiko ambeien atau wasir yang lebih tinggi.

>>> AMD Prediksi Harga RAM DDR5 Tetap Mahal hingga Tahun 2028

Dalam wawancaranya bersama Today Show, Dr. Pasricha menyebut orang yang menggunakan ponsel saat berada di toilet memiliki kemungkinan 46 persen lebih tinggi mengalami ambeien.

Temuan tersebut berasal dari penelitian terhadap pasien yang menjalani pemeriksaan kolonoskopi di Beth Israel Deaconess Medical Center, Boston.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah PLOS One melibatkan 125 orang dewasa berusia 45 tahun ke atas.

Para peneliti membandingkan kebiasaan menggunakan ponsel saat buang air besar dengan kondisi kesehatan peserta, termasuk keberadaan ambeien.

Penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara penggunaan ponsel di toilet dan risiko wasir tetap terlihat meski peneliti telah mempertimbangkan berbagai faktor lain.

Faktor tersebut meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (BMI), aktivitas fisik, hingga asupan serat.

Data penelitian juga memperlihatkan sekitar 37 persen pengguna ponsel menghabiskan waktu lebih dari lima menit di toilet. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding kelompok yang tidak membawa ponsel.

Masalah Bukan dari Ponsel

Menurut penjelasan Dr. Pasricha, persoalan utamanya bukan berasal dari perangkat ponsel itu sendiri. Melainkan dari durasi duduk di toilet yang menjadi lebih lama akibat aktivitas scrolling.

>>> Al-Qur'an Berikan Jawaban Menenangkan Saat Manusia Hadapi Ujian Hidup

Semakin lama seseorang duduk di kloset, tekanan pada pembuluh darah di area rektum bawah dan sekitar anus akan meningkat.