Harga RAM DDR5 diprediksi akan terus melambung tinggi dan sulit kembali normal dalam waktu dekat. Lonjakan harga memori generasi terbaru ini diperkirakan bertahan setidaknya hingga tahun 2028.

Informasi dari Wccftech yang dikutip Gamebrott menyebutkan bahwa booming teknologi kecerdasan buatan (AI) di tingkat global menjadi pemicu utama.

>>> Al-Qur'an Berikan Jawaban Menenangkan Saat Manusia Hadapi Ujian Hidup

Produsen memori saat ini memprioritaskan pasokan untuk sektor AI.

David McAfee, perwakilan AMD, menjelaskan bahwa mayoritas produsen memori dunia mengerahkan seluruh kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar AI yang sangat tinggi.

Kondisi ini berdampak langsung pada pasar komponen komputer reguler.

>>> Venezuela Kalahkan Irak 2-0 dalam Laga Persahabatan

Pengguna terpaksa menghadapi kelangkaan stok RAM DDR5 yang berkepanjangan hingga dua tahun ke depan. Tingginya harga RAM DDR5 akhirnya mendongkrak kembali popularitas platform DDR4.

Ekosistem DDR4 kembali dilirik karena dinilai jauh lebih ekonomis. Meskipun kapasitas produksi DDR4 secara global perlahan dikurangi, permintaannya di pasar retail justru meroket tajam.

>>> SPBU BP Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per Juni 2026

AMD memproyeksikan harga RAM DDR5 sulit turun hingga 2028 akibat lonjakan tren AI global yang menyedot kapasitas produksi memori.