PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) resmi mengakuisisi aset strategis seluas 1,5 hektare di kawasan industri Cikarang pada Selasa (9/6/2026).

Langkah ini menandai ekspansi perseroan ke sektor pengolahan pangan dan produk makanan beku.

>>> Timnas Portugal Target Juara Piala Dunia 2026 Bersama Ronaldo

Aset yang dibeli mencakup rumah potong ayam (RPA), fasilitas cold storage, serta infrastruktur pendukung pengolahan dan distribusi pangan.

Seluruh fasilitas telah mengantongi izin operasional lengkap sehingga kegiatan produksi dapat langsung berjalan.

Strategi Integrasi Rantai Nilai

Direktur Utama Dewi Shri Farmindo, Aditiya Fajar Junus, menjelaskan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi memperkuat rantai nilai bisnis secara terintegrasi.

"Kami tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang lebih terintegrasi," ujarnya.

Dengan fasilitas yang sudah siap dan perizinan lengkap, perseroan optimistis dapat segera bersaing di industri frozen food.

>>> Real Madrid Rekrut Jose Mourinho dari Benfica dengan Biaya 15 Juta Euro

Aditiya menambahkan bahwa kepemilikan fasilitas baru memberikan kendali penuh untuk menjaga kualitas bahan baku dari awal pemrosesan hingga produk akhir.

Letak aset di Cikarang juga menjamin efisiensi rantai pasok dan distribusi berkat akses langsung ke pusat konsumsi utama di Jabodetabek dan Jawa Barat.

Manajemen memproyeksikan fasilitas baru dapat berkontribusi sekitar 15% terhadap total penjualan pada tahun pertama operasional.

Kontribusi tersebut diperkirakan bisa melonjak hingga 40% setelah seluruh fasilitas beroperasi penuh dan utilisasi produksi meningkat.

Aditiya menegaskan bahwa langkah masuk ke bisnis frozen food menjadi bagian dari transformasi perseroan dari sektor agribisnis menuju industri pangan terintegrasi.

>>> UGM dan UI Dominasi Peringkat SINTA serta QS WUR 2026

Melalui transformasi ini, DEWI berkomitmen meningkatkan nilai tambah produk dan memperkuat daya saing di pasar nasional.