Perusahaan energi asal China, CHINT Solar, menyatakan komitmennya untuk berinvestasi pada sektor energi terbarukan di Indonesia. Hal ini disampaikan di tengah situasi ketidakpastian global saat ini.

Rencana investasi tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) CHINT Solar, Lu Chuan, saat mengunjungi kantor Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat pada Selasa (09/06/2026).

>>> Jadwal Lengkap Timnas Jerman di Fase Grup Piala Dunia 2026

Lu Chuan menilai Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Ia menyebut jumlah populasi yang masif dan regulasi baru yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan sebagai faktor pendukung.

"Ya, dari perspektif kami, kami melihat Indonesia sebagai negara yang sangat potensial dan berkembang pesat secara ekonomi.

Dengan populasi terbesar di Asia Tenggara, dan dengan kebijakan energi terbarukan terbaru yang telah kita lihat di berita publik, kami merasa nyaman," kata Lu Chuan.

Menurutnya, kehadiran para investor China yang sudah berpengalaman di Indonesia turut memperkuat keyakinan perusahaan.

"Selain itu, dengan adanya investor-investor China dan pengalaman mereka di sini, kami juga merasa cukup yakin mengenai investasi masa depan di Indonesia," ungkapnya.

Pihak investor berharap adanya konsistensi regulasi ekonomi dari pemerintah Indonesia. Hal ini terutama terkait kepastian kebijakan insentif pajak bea masuk untuk jangka panjang.

"Sehingga sejak kami memasuki negara ini, untuk renewable transit ini, kami berharap kebijakan ini dapat berlangsung setidaknya selama 5 hingga 10 tahun, sehingga kami dapat menyelesaikan pekerjaan kami di sini," ujar Lu Chuan.

>>> Harga Emas Antam 10 Juni 2026 Merosot, Kini Rp2.713.000 per Gram

Ia menambahkan bahwa dukungan kebijakan bagi korporasi asing sangat penting. Hal ini agar mereka dapat bertransformasi menjadi bagian dari ekosistem industri lokal.