Aston Martin bekerja sama dengan Curv Racing Simulators meluncurkan edisi terbaru simulator balap AMR-C01-R yang terinspirasi dari hypercar Valkyrie.

Dijuluki Hypercar Edition, simulator ini diproduksi terbatas hanya 24 unit di seluruh dunia.

>>> Audi Nuvolari Mulai Uji Coba di Nürburgring Setelah Debut Kejutan

Setiap unit ditawarkan dalam livery yang terinspirasi dari mobil balap #007 dan #009 yang akan berlaga di ajang 24 Hours of Le Mans tahun ini.

Simulator ini hadir dengan warna Podium Green dan aksen kontras yang mencolok.

Meski tampilannya garang, simulator ini sepenuhnya statis tanpa motor atau hidrolik untuk menggerakkan kursi.

Setir Valkyrie Asli dan Spesifikasi Gahar

Pembaruan terbesar ada pada setir yang dipinjam langsung dari Valkyrie balap.

Setir berbahan serat karbon dan aluminium ini dilengkapi layar terintegrasi, paddle shifter magnetis, kopling ganda, kontrol bercahaya, dan detail warna yang bisa disesuaikan.

Menurut Darren Turner, test driver Aston Martin sekaligus pendiri Curv, fokus utama pengembangan adalah keaslian posisi berkendara dan pengalaman balap.

>>> Polisi Colorado Hentikan Ford 130 MPH yang Disulap Mirip Mobil Polisi

Simulator ini menggunakan layar melengkung Samsung Odyssey 49 inci dengan refresh rate 240Hz dan respons 1ms.

Ditenagai kartu grafis NVIDIA RTX 50 Series, prosesor Intel, RAM DDR5 32GB, dan SSD 2TB.

Sasisnya berupa monocoque serat karbon dengan posisi duduk yang meniru Valkyrie asli.

Desain gril khas Aston Martin tetap dipertahankan, membuat simulator ini tampak seperti bumper car futuristik yang tersesat di paddock Le Mans.

Dibanderol £58.750 sebelum pajak atau sekitar Rp1,3 miliar, simulator ini lebih mahal dari banyak mobil performa sungguhan.

>>> Mercedes Perluas Varian GLC Electric dengan Model Lebih Terjangkau

Namun, tidak seperti mobil sungguhan, simulator ini menawarkan bodywork ala Le Mans, setir hypercar, dan kemampuan untuk berkali-kali mengalami kecelakaan tanpa memengaruhi premi asuransi.