Sebuah gereja di Sedlec, Republik Ceko, menyajikan pemandangan tak biasa. Area bawah tanahnya dipenuhi ribuan tulang manusia asli yang dijadikan ornamen ruangan.

Bangunan ini dikenal sebagai Sedlec Ossuary. Kerangka manusia menghiasi berbagai sudut, mulai dari pintu masuk hingga lampu gantung.

>>> Rupiah Menguat ke Rp18.058 per Dolar AS Pascakenaikan Suku Bunga BI

Tulang-belulang tersebut berasal dari area pemakaman di sekitar gereja yang sangat populer pada abad ke-13.

Saat itu, seorang kepala biara membawa tanah suci dari Yerusalem untuk disebarkan di sana.

Pada abad ke-14, wabah penyakit melanda Eropa dan menambah sekitar 30.000 jenazah di pemakaman itu.

Kemudian, 10.000 jasad korban perang salib juga dimakamkan di tempat yang sama.

Pembangunan gereja bergaya gotik dimulai pada abad ke-15. Proses konstruksi memaksa pemindahan banyak kerangka lama yang ditumpuk membentuk piramida di bawah bangunan baru.

>>> Manulife Ungkap Lima Pondasi Penting untuk Perkuat Sistem Pensiun Global

Sentuhan Seni Francis Rint

Tumpukan kerangka itu dibiarkan hingga tahun 1870, saat pihak gereja mempekerjakan pemahat kayu Francis Rint. Ia mengubah tumpukan tersebut menjadi dekorasi bernilai seni tinggi.

Sebelum dipasang, ribuan bagian tubuh manusia melalui proses pemutihan. Setelah bersih, bahan-bahan ini diukir dengan detail rumit.

Francis Rint merangkai jajaran tengkorak di sepanjang lorong masuk. Tulang pinggul dan paha disulap menjadi piala serta simbol salib.

Struktur tulang juga dirangkai menjadi lambang keluarga bangsawan sebagai apresiasi kepada donatur yang membiayai proyek dekorasi.

>>> Serangan Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Kini, Sedlec Ossuary menjadi salah satu lokasi wisata paling populer di Republik Ceko. Para pelancong sering merasakan sensasi beragam, dari ketenangan hingga rasa khawatir.