Pembalap Honda Team Asia, Mario Suryo Aji, menargetkan kembali berkompetisi di ajang Moto2 sebelum jeda musim panas.

Target ini muncul setelah ia menjalani operasi leher di Jakarta pada Selasa (09/06/2026).

>>> Veda Ega Pratama Gagal Finis 10 Besar di Moto3 Hungaria 2026

Cedera tersebut memaksa pembalap berusia 22 tahun itu absen dalam tiga balapan beruntun, yakni di Catalunya, Mugello, dan Balaton Park.

Sebelum cedera, ia sempat finis di posisi ke-13 pada balapan Moto2 Brasil di Sirkuit Ayrton Senna.

Mario mengaku motivasinya bangkit setelah melihat keberhasilan Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris.

"Arsenal tim yang menaikkan motivasi Mario karena beberapa tahun ke belakang banyak direndahin, posisi dua terus dan akhirnya sekarang juara setelah 20 tahun.

Banyak pesan moralnya," ujarnya.

Kendala fisik akibat cedera menjadi tantangan berulang. Mario harus masuk ruang operasi hampir setiap musim dalam lima hingga enam tahun terakhir secara beruntun.

>>> Argentina Juara Piala Dunia 2022 Usai Kalahkan Prancis Lewat Adu Penalti

"Yang nomor satu percaya karena ya itu fase yang sulit buat Mario karena hampir 5-6 tahun berturut-turut saya selalu ada di ruang operasi selama berjalannya musim," lanjutnya.

Proses latihan intensif kini menjadi fokus utama untuk mengembalikan kondisi fisiknya. "Jadi yang bisa Mario lakukan hanya terus latihan dan hasil akan mengikuti.

Jadi moral storinya sama seperti Arsenal.

Dia kedua terus, kedua terus, kedua terus, underestimated dan lain-lain segala macam dan mereka masih bangkit gitu sih," tambahnya.

Kondisi fisik Mario saat ini diklaim sudah mendekati pulih total. "Semoga sebelum summer break karena yang Mario rasakan sekarang sudah hampir pulih 100 persen," ungkapnya.

Terdapat tiga seri balapan yang menjadi peluang comeback, yaitu Brno, Assen, atau Sachsenring. "Mungkin Jerman.

>>> Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0 di SUGBK

Minggu depan saya harus flight ke Spanyol untuk cek lebih lanjut lagi perkembangannya kayak apa," pungkas Mario.