Gelandang tim nasional Denmark, Christian Eriksen, mengonfirmasi bahwa kondisi kesehatannya saat ini dalam keadaan baik.

Pemain berusia 34 tahun tersebut kini menjalani masa pemulihan di kediamannya bersama keluarga setelah sempat kolaps dalam laga internasional antara Denmark melawan Ukraina.

>>> Timor Leste Pastikan Tiket Grup A ASEAN Championship 2026

Peristiwa kali ini berbeda dengan insiden serupa yang menimpanya pada Piala Eropa 2021 silam.

Dalam laga terbaru, Eriksen dapat segera bangkit dan berjalan meninggalkan lapangan sesaat setelah tersadar.

Proses pemulihan yang berlangsung cepat tersebut terjadi berkat adanya perangkat medis berukuran kecil yang tertanam di dalam dada sang pemain.

Perangkat pintar ini dikenal dengan nama Implantable Cardioverter Defibrillator atau ICD.

Peran ICD dalam Menyelamatkan Eriksen

ICD merupakan perangkat medis pintar yang didesain untuk mendeteksi gangguan irama jantung secara real-time.

Alat ini bekerja secara otomatis sebagai jaring pengaman di dalam tubuh untuk memperbaiki kelainan detak jantung seketika itu juga.

Seorang pakar kardiologi dari St George's, University of London, Prof Michael Papadakis, mengistilahkan perangkat medis ini sebagai kotak kejut elektrik atau "shock box".

"Alat ini menjaga irama jantung.

>>> John Herdman Rotasi Posisi Pemain Jelang Laga Melawan Mozambik

Jika mendeteksi ketidakteraturan irama yang sangat cepat dan mengancam jiwa, alat ini akan memberikan sengatan listrik untuk menghidupkan kembali jantung secara normal," jelas Papadakis kepada BBC Health.

Pada insiden yang menimpa Eriksen baru-baru ini, perangkat ICD yang tertanam langsung membaca detak jantung yang mendadak tidak normal.

Alat tersebut kemudian melepaskan kejut listrik instan dari dalam dada tanpa harus menunggu tim medis membawa defibrillator portabel ke tengah lapangan.