DPR Dorong Buyback Saham BUMN, Jadi Katalis Positif Pasar Modal
Rencana pembelian kembali atau buyback saham perusahaan BUMN yang didorong DPR dinilai mampu menjadi katalis positif bagi pasar modal domestik.
Langkah ini menjadi sentimen penguat di tengah tekanan yang membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
>>> Samir Perkuat Kerja Sama Bank untuk Jaga Profitabilitas
Aksi korporasi tersebut mulai memberikan dampak pada penguatan harga saham sejumlah emiten pelat merah berkapitalisasi besar.
Beberapa di antaranya meliputi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), hingga PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Kebijakan buyback ini diproyeksikan dapat meningkatkan kepercayaan para pelaku pasar.
Selain itu, langkah strategis tersebut juga berpotensi meredam tekanan jual jika didukung stabilitas makroekonomi dan penguatan nilai tukar rupiah.
Sektor perbankan, infrastruktur, dan energi menjadi lini yang paling diuntungkan dari kebijakan ini. Kendati demikian, efektivitas stimulus ini tetap bergantung pada situasi ekonomi secara global.
>>> Swedia Siap Buktikan Diri di Piala Dunia 2026 Meski Tren Negatif
Analis: Buyback Tunjukkan Komitmen Emiten
"Wacana buyback BUMN menjadi sentimen positif karena menunjukkan komitmen emiten menjaga valuasi saham di tengah tekanan pasar," jelas Sukarno Alatas, Senior Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia.
Ia menambahkan bahwa stabilitas pasar modal ke depan juga dipengaruhi oleh pergerakan modal asing dan situasi geopolitik dunia.
"Buyback cenderung terbatas efeknya jika tekanan berasal dari arus keluar dana asing, kondisi global, atau ketidakpastian geopolitik," jelas Sukarno.
Guna menghadapi situasi fluktuatif ini, para pemodal disarankan melakukan akumulasi secara bertahap pada saham-saham BUMN yang memiliki fundamental kokoh serta prospek bisnis jangka panjang yang kuat.
>>> Kemenhaj Usut Dugaan Penipuan Haji yang Rugikan Jemaah Rp1,4 Miliar
Beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati meliputi TLKM dengan target harga Rp4.000, JSMR dengan target Rp3.850, dan PTBA dengan target Rp3.260.
Update Terbaru
Baca Preview Nano Machine Chapter 318 Bahasa Indonesia, Kejutan Besar! Ceritanya Mulai Terasa
Sabtu / 25-07-2026, 10:00 WIB
Baca Killer Peter Chapter 144 Bahasa Indonesia, Rilis Hari Ini Jam Berapa?
Sabtu / 25-07-2026, 08:00 WIB
The Apartment Job Episode 6 Sub Indo dan Spoiler serta Link jangan LK21 tapi di KST: Hae Kang Resmi Duduk di Kursi Ketua
Sabtu / 25-07-2026, 06:00 WIB
Love in Sync Episode 8 Sub Indo serta Link dan Spoiler di KST Bukan LK21: Cinta yang Tertahan oleh Masa Lalu
Sabtu / 25-07-2026, 06:00 WIB
Sinopsis Om Shanti Om di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 26 Juli 2026 di ANTV
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Dhoom di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 25 Juli 2026 di ANTV
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
YA ALLAH! Terikat Janji Kembali Turun Peringkat, Inilah Acara Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 25 Juli 2026
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Hotel Mumbai di Bioskop Trans TV Hari ini 25 Juli 2026
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB







