"Bayangkan ketika gulanya makin banyak, sel yang rusak juga akan makin banyak," lanjut dr. Annisa.

Oleh karena itu, pembatasan konsumsi pemanis menjadi langkah krusial untuk menjaga kualitas kulit jangka panjang.

Langkah Tepat Menjaga Kualitas Kulit

Selain mengatur pola makan, kebugaran kulit juga dipengaruhi aktivitas harian. Dokter Annisa menyarankan masyarakat untuk memenuhi waktu istirahat dan berolahraga secara konsisten.

Durasi tidur ideal bagi orang dewasa adalah 6–8 jam per hari. Pada saat tidur, tubuh secara alami melakukan perbaikan dan regenerasi sel yang rusak.

"Pada saat kita tidur, itu waktunya sel-sel tubuh kita beregenerasi," ujarnya.

Olahraga berguna melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga distribusi nutrisi dan oksigen ke jaringan kulit lebih efisien.

"Keringat itu ternyata jadi salah satu alasan kenapa habis olahraga kita terlihat lebih glowing," katanya.

Kombinasi pengurangan asupan manis, pemenuhan nutrisi makro, tidur teratur, dan olahraga menjadi fondasi utama yang dianjurkan pakar dermatologi.

>>> PT Superior Prima Sukses Tbk Catat Laba Rp84,11 Miliar di 2025

"Karena wellness, kesehatan, apakah itu tentang restriksi gula yang berlebih, kemudian tentang intake kolagen atau nutrisi yang cukup, semua itu saling berkaitan," pungkas dr. Annisa.