Jamarr Johnson juga mengingatkan para atlet muda mengenai pentingnya menjaga kedisiplinan tinggi dalam mengasah potensi diri.

"Passion bisa menjadi profesi, jika dijalani dengan disiplin dan kemauan untuk terus belajar," ucapnya.

Olympian Indonesia Akbar Nasution turut memberikan pandangannya mengenai urgensi sektor pendidikan formal sebagai fondasi utama seorang olahragawan.

"Membawa nama Indonesia di level internasional adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Prestasi tidak disusun dalam semalam, tetapi dari rutinitas harian, disiplin, dan mentalitas jangka panjang," ujar Akbar Nasution.

Menurut Akbar Nasution, bekal pendidikan yang mumpuni akan menjadi instrumen investasi krusial bagi kehidupan para atlet setelah masa keaktifan mereka berakhir.

"Melalui konsep student athlete, kami memastikan bahwa atlet memiliki bekal tidak hanya untuk berprestasi, tetapi juga untuk kehidupan setelah karier olahraga.

>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH Tahap 2 Periode April-Juni 2026

Inilah investasi jangka panjang bagi masa depan atlet dan bangsa," katanya.