Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,50 Persen, Rupiah Menguat
Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen.
Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur pada Selasa (9/6/2026) di Jakarta.
>>> IHSG Melonjak 7,57 Persen ke 5.746,65, Dipicu Buyback BUMN dan Kenaikan BI Rate
Kenaikan ini bertujuan untuk menahan pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai telah melampaui proyeksi bank sentral.
Selain BI Rate, BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50 persen dan Lending Facility menjadi 6,25 persen.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa pelemahan rupiah sudah melebihi perkiraan sebelumnya.
"Dalam berbagai evaluasi hari ini kita melihat loh kok pelemahan rupiah sudah melebihi yang kita proyeksikan dulu," ujarnya di Gedung DPR/MPR.
Pengetatan moneter ini merupakan lanjutan dari kebijakan bulan sebelumnya saat BI menaikkan suku bunga sebesar 50 bps.
>>> Bea Cukai Purwakarta Buka Lowongan Tenaga Kebersihan Lulusan SMA
Namun, kenaikan tersebut belum cukup untuk mengatasi arus modal keluar dari Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Perry menjelaskan bahwa sejak April-Mei SRBI mengalami inflow, tetapi pada Juni terjadi outflow.
"Karena sejak April-Mei itu SRBI sudah inflow, Juni ini SBN saham itu juga terus inflow, tapi SRBI ini kok ada outflow," jelasnya.
Untuk meningkatkan daya tarik investasi, BI juga menaikkan struktur suku bunga SRBI untuk seluruh tenor, yaitu 6, 9, dan 12 bulan.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong masuknya investasi portofolio asing.
>>> Kasus Fortuner Tabrak Lari Jadi Pengingat Pentingnya Jaga Jarak
Setelah pengumuman kebijakan moneter, rupiah bergerak menguat tipis. Pada penutupan perdagangan, rupiah berada di posisi Rp 18.050 per dolar AS, menguat 0,66 persen.
Update Terbaru
CFX Gandeng UI, UGM, dan PKN STAN Perkuat Regulasi dan Literasi Kripto
Selasa / 09-06-2026, 18:40 WIB
Pertamina Jajaki Kerja Sama Teknologi Hulu Migas dengan SLB
Selasa / 09-06-2026, 18:39 WIB
PT Superior Prima Sukses Tbk Catat Laba Rp84,11 Miliar di 2025
Selasa / 09-06-2026, 18:37 WIB
Digital Edge Garap Kampus Pusat Data CGK Berdaya 145 Gigawatt
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
Telkom Raih Telecom Company of The Year di Selular Award 2026
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.058 Meski Rentan Melemah Kembali
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
MTI Usul Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Tidak Diterapkan Merata
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
PLN Targetkan PLTS 1,225 GW Beroperasi pada 2029
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
Inggris Tinjau Akuisisi Paramount Skydance atas Warner Bros Senilai US$110 Miliar
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
DJP Blokir Ribuan Rekening Penunggak Pajak Senilai Rp 2,54 Triliun
Selasa / 09-06-2026, 18:33 WIB
Chatib Basri: Faktor Global Dominasi Tekanan Ekonomi Domestik
Selasa / 09-06-2026, 18:33 WIB
Bank Indonesia Pastikan Cadangan Devisa Cukup untuk Stabilisasi Rupiah
Selasa / 09-06-2026, 18:32 WIB
OJK Godok Aturan Tokenisasi Aset Nyata Komoditas Emas Nasional
Selasa / 09-06-2026, 18:32 WIB
Hormon GDF15 Berpotensi Menurunkan Keinginan Mengonsumsi Alkohol
Selasa / 09-06-2026, 18:32 WIB






