Apple Intelligence Kini Bisa Ganti Kata Sandi yang Bocor Secara Otomatis
Apple mengumumkan pembaruan besar untuk aplikasi pengelola kata sandi mereka dalam ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2026.
Fitur baru ini memungkinkan Apple Intelligence mengganti kata sandi pengguna secara otomatis jika terdeteksi berisiko diretas.
>>> Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Putus Setelah 14 Tahun Pacaran
Teknologi ini memanfaatkan sistem kecerdasan buatan Apple Intelligence. Sebelumnya, aplikasi Password hanya mampu mendeteksi kata sandi lemah atau yang telah bocor.
Kini, AI dapat menavigasi situs web melalui peramban Safari secara mandiri. Kecerdasan buatan ini kemudian masuk ke akun pengguna tanpa perlu intervensi manual.
Menurut Apple, fitur ini memungkinkan Apple Intelligence untuk "bertindak atas nama pengguna" dengan memanfaatkan agen AI.
Kata sandi baru yang telah diperbarui akan langsung tersimpan ke dalam aplikasi Passwords.
Perbandingan dengan Google
Apple selama ini memegang reputasi keamanan yang kuat di industri teknologi. Kemampuan AI dalam memperbarui kata sandi secara otomatis menjadi pembeda signifikan dalam pendekatan kecerdasan buatan mereka.
Sebagai perbandingan, Google memiliki fitur Google Password Manager yang mendeteksi kebocoran data serupa.
>>> Jung Kyung-ho dan Sooyoung SNSD Putus Setelah 14 Tahun Pacaran
Namun, AI Gemini milik Google hingga kini belum memiliki kemampuan untuk mengubah kata sandi tersebut secara otomatis.
Peningkatan sistem keamanan ini dijadwalkan meluncur bersamaan dengan perilisan iOS 27 pada September mendatang. Pengguna dapat mengakses fungsionalitas baru tersebut langsung melalui aplikasi Password.
Meski terlihat sederhana, banyak pihak menilai teknologi ini merupakan salah satu fungsi Apple Intelligence yang paling praktis.
Fitur ini sekaligus memperlihatkan cara Apple menerapkan konsep agen AI kepada pengguna akhir.
Agen AI sendiri merupakan sistem kecerdasan buatan yang tidak sekadar memberikan teks jawaban seperti chatbot ChatGPT atau Gemini.
Sistem ini dirancang mampu mengeksekusi tindakan nyata secara langsung untuk membantu pengguna.
>>> Betrand Peto Ungkap Alasan Pindah ke Rumah Ruben Onsu
Walaupun menawarkan kepraktisan tinggi, penerapan kecerdasan buatan dalam pengelolaan data sensitif tetap memicu kekhawatiran dari sejumlah pihak, terutama terkait isu privasi serta keamanan data.
Update Terbaru
Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri Sumut 2026 Dibuka, Ini Jalur dan Jadwalnya
Selasa / 09-06-2026, 17:20 WIB
Prabowo Panggil Luhut dan Chatib Basri ke Istana di Tengah Isu Reshuffle
Selasa / 09-06-2026, 17:20 WIB
Daftar Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco per 9 Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:19 WIB
Rupiah Menguat 129 Poin ke Rp 18.058 per Dolar AS
Selasa / 09-06-2026, 17:17 WIB
Itel A200 Resmi di Indonesia, Desain Mirip iPhone 17 Pro Harga Mulai Rp1,5 Juta
Selasa / 09-06-2026, 17:17 WIB
4 HP di Bawah Rp3 Juta Pilihan David GadgetIn, Mana Juaranya?
Selasa / 09-06-2026, 17:16 WIB
Pengembang Tiongkok Jual Apartemen Lantai 34 pada Gedung 32 Lantai
Selasa / 09-06-2026, 17:16 WIB
Kementerian ESDM Resmikan Operasional Pipa Gas Cisem II
Selasa / 09-06-2026, 17:16 WIB
Indosat Integrasikan AI ke Jaringan 5G untuk Perluas Akses ke Desa
Selasa / 09-06-2026, 17:16 WIB
Kredibilitas Fiskal Domestik Picu Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
Selasa / 09-06-2026, 17:16 WIB
Real Madrid Desak UEFA Cabut Gelar Juara Barcelona Akibat Kasus Negreira
Selasa / 09-06-2026, 17:13 WIB
Mobil Buatan Jepang dan Korea Selatan Bisa Dapat Status 'Made in EU'
Selasa / 09-06-2026, 17:13 WIB
Florentino Perez Desak UEFA Cabut Gelar Juara Barcelona
Selasa / 09-06-2026, 17:13 WIB
Inspirasi Nama Bayi Laki-Laki Bahasa Italia yang Unik dan Penuh Doa
Selasa / 09-06-2026, 17:12 WIB






