182 Serangan Siber Per Detik Ancam Indonesia, ITSEC Asia Soroti Ketahanan Digital
Keamanan siber kini tidak lagi sekadar biaya operasional, melainkan fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis dan ekonomi digital Indonesia.
Hal ini disoroti oleh PT ITSEC Asia Tbk yang melihat peningkatan serangan digital di berbagai sektor.
>>> 5 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 70, HP Murah dengan Memori Ekstra Lega
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan tekanan ekonomi global justru dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk mencari celah baru.
“Ketika anggaran pertahanan dibekukan dan kewaspadaan menurun, pelaku ancaman melihat peluang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).
Ancaman Siber Meningkat di Tengah Ketidakpastian Global
ITSEC Asia menilai gejolak ekonomi internasional, termasuk perang dagang dan ketegangan geopolitik, berpotensi memperbesar risiko serangan siber yang melibatkan aktor negara maupun kelompok kriminal terorganisasi.
Meski pertumbuhan anggaran keamanan siber global melambat, kebutuhan perlindungan digital tetap meningkat. Gartner memproyeksikan belanja keamanan informasi dunia mencapai 213 miliar dolar AS pada 2025.
>>> Barbie Rewind Berani Rilis November, Tantang GTA 6
Banyak perusahaan mulai beralih ke penyedia lokal yang dianggap lebih memahami regulasi dan kedaulatan data. Fenomena ini membuka peluang besar bagi perusahaan keamanan siber lokal seperti ITSEC Asia.
Indonesia Hadapi 5,16 Miliar Anomali Trafik Siber
Ancaman siber di Indonesia berada pada level mengkhawatirkan. Data BSSN mencatat lebih dari 5,16 miliar anomali trafik sepanjang Januari hingga November 2025.
Jumlah tersebut setara dengan hampir 182 percobaan serangan siber setiap detik. Indonesia menjadi salah satu negara dengan aktivitas ancaman digital tertinggi di Asia Pasifik.
>>> 4 Tablet Infinix Murah dengan Slot SIM Card, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Sektor keuangan, energi, telekomunikasi, dan pemerintahan menjadi sasaran utama serangan yang terus berkembang dalam kompleksitas dan skala.
Update Terbaru
CIMB Niaga Salurkan Kredit Berkelanjutan US$750 Juta ke Vale Indonesia
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
Penanganan Malaria Butuh Paradigma Baru, Libatkan UMKM dan Digital
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
Adopsi AI Perusahaan Indonesia Tinggi Namun Mayoritas Belum Siap
Selasa / 09-06-2026, 17:08 WIB
PT Tower Bersama Infrastructure Siapkan Capex Rp4 Triliun untuk Ekspansi 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:05 WIB
iQOO Neo 12 Dikabarkan Hadirkan Layar AMOLED 185 Hz untuk Gaming
Selasa / 09-06-2026, 17:05 WIB
Paradoks Adopsi AI di Indonesia: Antusiasme Tinggi, Fondasi Lemah
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Penyelesaian Sengketa Lahan TNI AL dan Masyarakat Pasuruan
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Metrodata Electronics Targetkan Pendapatan Tumbuh 10 Persen di 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Trans Studio Cibubur Promo Tiket Murah Selama Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Pemerintah Batalkan Skema Gross Split di Sektor Pertambangan Mineral
Selasa / 09-06-2026, 17:04 WIB
Dua Jemaah Haji Asal Sumsel Meninggal di Makkah
Selasa / 09-06-2026, 17:00 WIB
Volkswagen Prediksi Penjualan Mobil Bensin Global Merosot Drastis
Selasa / 09-06-2026, 17:00 WIB
Pradiksi Gunatama Realisasikan Capex Rp 26,6 Miliar hingga Mei 2026
Selasa / 09-06-2026, 16:59 WIB
CEO Grab Indonesia Ungkap Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi
Selasa / 09-06-2026, 16:57 WIB






