Sebuah Toyota Fortuner menjadi sasaran amuk massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/6/2026).

Insiden dipicu oleh provokasi pengendara sepeda motor yang menuduh pengemudi mobil melakukan tabrak lari.

>>> Raffi Ahmad Tunjuk Hotman Paris Hadapi Dugaan Kasus Suap Blueray Cargo

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengungkapkan bahwa pengendara motor diduga sengaja menabrakkan motornya ke mobil milik ES.

Setelah itu, ia mengejar sambil berteriak 'tabrak lari' untuk memancing emosi warga.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung terprovokasi dan melakukan pengrusakan terhadap kendaraan ES. Situasi di lokasi sempat tidak terkendali.

Pakar Keselamatan Beri Imbauan

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menilai masyarakat kerap bertindak spontan tanpa mengetahui duduk perkara.

>>> Mobil Honda Brio Terjun dari Flyover Gubeng, Diduga Sopir Mabuk

Menurutnya, kemarahan massa mudah dipicu oleh teriakan dan tuduhan sepihak.

Sony menyarankan pengemudi yang terlibat insiden untuk segera memberikan pertolongan kepada korban. Tindakan cepat ini dapat meredam agresivitas massa dan menghindari pengrusakan.

Ia juga mengingatkan agar pengemudi tidak berdiam diri di dalam mobil karena dapat menimbulkan kecurigaan ingin melarikan diri.

Jika situasi memburuk, segera menuju pos keamanan terdekat.

>>> Kabar Baik untuk Argentina Jelang Piala Dunia 2026: Messi dan Pemain Kunci Mulai Pulih

Penggunaan dashcam sangat disarankan untuk merekam bukti visual secara objektif. Rekaman tersebut dapat membantu meluruskan tuduhan palsu dan memperjelas kronologi kejadian di hadapan aparat.