Kepolisian Metropolitan London mengamankan tiga orang terduga pelaku pembunuhan setelah musisi peraih Grammy, Talay Riley, tewas akibat penusukan di Rayleigh Road, London Timur.

Pencipta lagu berusia 35 tahun yang memiliki nama asli Mark Orabiyi itu meninggal di lokasi kejadian. Petugas medis tidak berhasil menyelamatkannya karena beberapa luka tusuk di tubuhnya.

>>> Caviar Rilis iPhone 17 Pro Max Mewah dengan Kompartemen Jam Tangan Swiss

Aparat menahan seorang pria berusia 27 tahun, pria berusia 24 tahun, dan seorang wanita berusia 25 tahun di kantor polisi setempat.

Penangkapan dipimpin oleh Specialist Crime Command untuk mengungkap motif penyerangan.

Insiden ini juga menyebabkan seorang pemuda berusia 20-an tahun terluka di lokasi yang sama. Korban kedua kini dalam kondisi stabil di rumah sakit dan lukanya tidak mengancam jiwa.

Karier Talay Riley

Talay Riley dikenal sebagai produser yang melahirkan lagu-lagu hit untuk penyanyi papan atas dunia.

>>> Satelit Militer Rusia Terbukti Jadi Dalang Gangguan Sinyal GPS di Eropa

Ia pernah bekerja sama dengan Dua Lipa, Britney Spears, Usher, Craig David, Chris Brown, Nick Jonas, Khalid, Kehlani, dan H.E.

R.

Keluarga menyampaikan duka mendalam atas kepergiannya.

>>> Presiden Segera Terima Surat Kepercayaan 17 Calon Duta Besar Asing

Adik kandung korban, Scribz Riley atau Michael Orabiyi, yang juga penulis lagu, membagikan momen terakhirnya bertukar pesan positif tentang rencana masa depan bersama kakaknya sebelum tragedi itu terjadi.