Menurut Akmal, pemahaman analisis teknikal menjadi fondasi utama dalam trading saham.

Konsep support dan resistance memegang peranan krusial sebagai acuan penentu waktu yang tepat untuk membeli atau menjual.

Selain analisis, aspek pengelolaan modal atau money management juga menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan.

Ia menyarankan para pelaku pasar untuk tidak menempatkan seluruh dana hanya pada satu saham.

Strategi pembelian secara bertahap sangat direkomendasikan demi meminimalkan tingkat risiko kerugian.

Karakter personal juga harus disesuaikan dengan gaya trading yang dipilih, baik sebagai scalper, swing trader, maupun investor jangka panjang.

Kesesuaian ini penting agar strategi investasi dapat dijalankan secara konsisten tanpa mudah terpengaruh oleh gejolak emosi pasar.

Faktor kunci berikutnya adalah disiplin dalam menerapkan stop loss serta selalu memperhatikan volume dan aliran dana.

Baginya, pergerakan uang besar di dalam pasar dapat dimanfaatkan sebagai indikator tambahan saat mengambil keputusan.

"Jangan takut mulai dari modal kecil.

>>> Komisi II DPR Usulkan Gaji PPPK Daerah Dialihkan ke APBN

Yang paling penting itu konsisten belajar dan paham risiko, karena di saham tidak ada yang instan," ujar Akmal.