Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menghadiri Joint Commission Meeting (JCM) ke-8 Indonesia-India di New Delhi, India, pada Minggu (7/6/2026).

Pertemuan bilateral ini bertujuan memperkokoh hubungan kedua negara sekaligus menindaklanjuti berbagai kesepakatan kerja sama yang sempat tertunda.

>>> Komisi II DPR Usulkan Gaji PPPK Daerah Dialihkan ke APBN

Sugiono disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar untuk mengevaluasi kemitraan kedua negara.

Persiapan Kunjungan PM Modi ke Jakarta

Pertemuan strategis ini memprioritaskan pembahasan mengenai persiapan kunjungan balasan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Jakarta.

Kunjungan tersebut merupakan balasan atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India tahun lalu.

"Pertemuan JCM ke-8 ini sangat penting karena berkaitan dengan rencana kunjungan Perdana Menteri Modi ke Jakarta sebagai balasan atas kunjungan Presiden Prabowo ke India tahun lalu," ujar Sugiono sebagaimana dikutip, Selasa (9/6/2026).

Hubungan diplomatik Indonesia-India yang telah terjalin sejak 1949 terus menunjukkan tren positif, terutama di sektor ekonomi dan pariwisata.

India saat ini menjadi salah satu mitra dagang krusial bagi Indonesia, dengan angka kunjungan wisatawan asal India yang telah mencapai sekitar 500 ribu orang.

>>> Harga Emas Antam di Pegadaian Turun pada 9 Juni 2026, Simak Daftar Lengkapnya

Kedua delegasi juga melakukan dialog intensif mengenai perluasan investasi dan perdagangan.

Dialog ini diarahkan untuk membuka peluang baru di sektor farmasi, ekspor-impor, hingga pelatihan tenaga medis dan pendidikan.

"Hal yang menonjol dari pertemuan ini adalah bagaimana meningkatkan angka perdagangan dan investasi di Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan kedua negara.

Dalam pertemuan juga disampaikan bahwa jumlah wisatawan India yang berkunjung ke Indonesia telah mencapai sekitar 500 ribu orang," kata Sugiono.

Sektor pariwisata dan kebudayaan juga menjadi poin penting yang diangkat demi menguatkan hubungan antarmasyarakat.

>>> Saham BBRI Melonjak 4,63% Usai Pertemuan DPR dengan Dirut Himbara

Melalui mekanisme JCM berkala ini, kedua negara berkomitmen mempercepat realisasi kesepakatan strategis di tengah dinamika geopolitik global.