Pakar Sarankan Kuota Produksi Batu Bara RKAB 2026 Direvisi Naik Jadi 700 Juta Ton
Persetujuan RKAB Tiga Tahunan
Lebih lanjut, Singgih juga menilai persetujuan RKAB per tiga tahun lebih memberikan kepastian bagi penambang, utamanya dalam menyiapkan pasokan batu bara untuk kontrak jangka panjang.
“Relaksasi akhirnya akan lebih mengarah kepentingan mengisi pasar spot. Untuk pasar longterm semestinya kepastian RKAB dari tahun ke tahun menjadi sangat penting.
Bahkan RKAB selama 3 tahun menjadi sangat baik,” tegas Singgih.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadlia mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan relaksasi terhadap target RKAB batu bara sepanjang 2026.
“Kita selalu mengikuti perkembangan dengan kita akan melakukan relaksasi [RKAB] yang terukur. Artinya, kalau harganya bagus kita akan meningkatkan produksi.
Kalau harganya mulai mentok kita juga akan membuat kebijakan agar supply and demand itu bisa kita jaga,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di gedung DPR, Senin (8/6/2026).
>>> Puasa Daud: Ibadah Sunnah Paling Dicintai Allah untuk Tingkatkan Ketakwaan
Salah satu alasan untuk melakukan relaksasi menurut Bahlil adalah terkait dengan pergerakan geopolitik yang terjadi akibat adanya ketegangan di Timur Tengah yang mempengaruhi fluktuasi harga komoditas global.
“Maka idealnya pemerintah atau pengusaha atau rakyat pun berkepentingan untuk harga yang bagus, produksi kita juga harus banyak.
Supaya pengusahanya untung, negara untung, rakyatnya juga bisa mendapat dampak positif,” ungkap Bahlil.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengungkapkan revisi RKAB 2026 bakal dimulai Juli 2026.
Nantinya porsi kuota produksi yang disetujui bakal mempertimbangkan potensi penerimaan negara yang didapat.
Tri memberikan kisi-kisi, untuk komoditas batu bara hingga 15 Mei 2026 produksinya diklaim menurun, tetapi penerimaan negara yang didapat tergolong stabil.
Update Terbaru
Bayern Munchen Siap Tebus Marcus Rashford, Gaji Jadi Kendala
Selasa / 09-06-2026, 13:33 WIB
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Putri Indonesia vs Kamboja 9 Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 13:33 WIB
NotebookLM Dapatkan Gemini 3.5 dengan AI Agen dan Penalaran Lanjutan
Selasa / 09-06-2026, 13:33 WIB
Mengenal Perbedaan Rematik dan Asam Urat Agar Tidak Salah Penanganan
Selasa / 09-06-2026, 13:32 WIB
7 Pemain Top Gagal ke Piala Dunia 2026, Jadi Incaran Bursa Transfer
Selasa / 09-06-2026, 13:32 WIB
Malam 1 Suro 2026 Berbeda dengan 1 Muharram 1448 Hijriah
Selasa / 09-06-2026, 13:32 WIB
Timnas Indonesia Diunggulkan Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday
Selasa / 09-06-2026, 13:32 WIB
Dokter Tirta Akui Gugup Saat Podcast Bersama Nikita Willy, Detak Jantung Capai 140 BPM
Selasa / 09-06-2026, 13:31 WIB
Mantan Anggota AOA Jimin Buka Suara soal Perjuangan Jelang Rilis Musik Baru
Selasa / 09-06-2026, 13:29 WIB
Bayern Munchen Tolak Tawaran Triliunan Real Madrid untuk Michael Olise
Selasa / 09-06-2026, 13:29 WIB
Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris usai Disebut di Kasus Bea Cukai
Selasa / 09-06-2026, 13:28 WIB
Petugas Siapkan Penyambutan Jemaah Haji Gelombang Dua di Madinah
Selasa / 09-06-2026, 13:28 WIB
Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ini Alasannya
Selasa / 09-06-2026, 13:28 WIB
IATMI Kritik Penunjukan Lemigas sebagai BLU Impor Migas
Selasa / 09-06-2026, 13:28 WIB






