Untuk hari Kamis, bacaannya: "Nawaitu shauma yaumal khamiisi sunnatan lillahi ta'ala." Artinya: "Saya berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala."

>>> Antam Gelar RUPST, Bahas Penggunaan Laba Bersih 2025

Menurut Muh Hambali dalam Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari, niat puasa sunnah dapat diucapkan sejak malam hingga sebelum matahari bergeser ke barat (zawal), dengan syarat belum makan atau minum.

Jadwal Puasa Juni 2026

Bulan Juni 2026 bertepatan dengan bulan Muharram yang mulia. Berikut jadwal puasa sunnah sepanjang Juni 2026:

1 Juni 2026 (15 Zulhijah 1447 H): Puasa Ayyamul Bidh dan Senin. 4 Juni (18 Zulhijah): Puasa Kamis.

8 Juni (22 Zulhijah): Puasa Senin. 11 Juni (25 Zulhijah): Puasa Kamis.

15 Juni (29 Zulhijah): Puasa Senin. 18 Juni (2 Muharram 1448 H): Puasa Kamis.

22 Juni (6 Muharram): Puasa Senin. 25 Juni (9 Muharram): Puasa Tasua dan Kamis.

26 Juni (10 Muharram): Puasa Asyura. 29 Juni (13 Muharram): Puasa Ayyamul Bidh dan Senin.

30 Juni (14 Muharram): Puasa Ayyamul Bidh.

Tata Cara Puasa yang Benar

Puasa diawali dengan niat ikhlas pada malam atau pagi hari. Langkah berikutnya adalah sahur yang bernilai berkah, sesuai hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Selama berpuasa, umat Islam wajib menjauhi hal-hal yang membatalkan seperti makan dan minum sengaja. Kualitas ibadah bertambah jika diiringi tilawah Al-Quran, sedekah, zikir, dan menjaga lisan.

>>> Pertemuan Venus dan Jupiter di Cancer Bawa Keberuntungan untuk Lima Zodiak

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menegaskan bahwa hakikat puasa adalah membersihkan kalbu dari penyakit hati seperti riya, amarah, dan cinta duniawi berlebihan.