Presiden China Xi Jinping bersama istrinya, Peng Liyuan, tiba di Pyongyang pada Senin (8/6/2026) siang waktu setempat.

Kunjungan kenegaraan ini disambut dengan upacara militer megah dan antusiasme warga Korea Utara.

>>> Jadwal KA Bandara YIA Xpress 9 Juni 2026: Layanan Non-Stop Rp50.000

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, didampingi istrinya, Ri Sol Ju, menyambut langsung kedatangan pasangan tersebut di bandara.

Momen ini menjadi penampilan publik pertama Kim Jong Un dan Ri Sol Ju sepanjang tahun 2026.

Prosesi penyambutan resmi berlanjut di Lapangan Kim Il Sung. Potret raksasa kedua pemimpin terpampang dengan latar slogan persahabatan dalam bahasa Mandarin dan Korea.

Suasana khidmat terasa saat korps musik militer memainkan lagu kebangsaan kedua negara. Upacara juga diiringi 21 tembakan salvo sebagai penghormatan.

Xi Jinping dan Kim Jong Un kemudian memeriksa pasukan kehormatan tiga matra Tentara Rakyat Korea.

>>> AMD Tunda Peluncuran GPU RDNA 5 Akibat Kelangkaan Komponen Global

Sepanjang jalan menuju penginapan di Kumsusan Guesthouse, ribuan warga Pyongyang berjejer membawa bendera, bunga, dan balon.

Penguatan Hubungan Bilateral dan Geopolitik

Xi Jinping didampingi sejumlah pejabat tinggi China, termasuk Sekretaris Sekretariat Partai Komunis China Cai Qi dan Menteri Luar Negeri Wang Yi.

Hubungan China dan Korea Utara berlandaskan Traktat Persahabatan, Kerja Sama, dan Bantuan Timbal Balik tahun 1961.

China secara historis menjadi sekutu terpenting Korea Utara di bidang ekonomi, politik, dan keamanan regional.

Kunjungan ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi tawar kedua negara di panggung internasional.

>>> Timnas Indonesia Uji Kekuatan Lawan Mozambik di GBK

Hal ini penting di tengah dinamika geopolitik Asia Timur yang dipengaruhi isu denuklirisasi Semenanjung Korea dan hubungan dengan negara-negara Barat.