"Singapura, Menteri Kesehatannya bilang sendiri ke saya, dokter spesialis buat orang Indonesia saja deh. Tapi nanti Singapura harusnya semuanya selesai di family doctor.

Tugasnya menjaga agar masyarakat tetap sehat," tutur Menkes.

Melalui penguatan kompetensi dokter dan kualitas layanan dasar di puskesmas, Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan dalam menerapkan tren global yang memfokuskan dokter spesialis hanya untuk kasus-kasus kompleks.

"Kita melihat Belanda sudah berhasil melakukan transformasi ini, Singapura juga sedang dalam proses. Negara-negara lain juga sudah banyak masuk.

Kita gap-nya masih cukup besar," pungkas Menkes.

>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday, Target Sapu Bersih

Data dari Kementerian Kesehatan sebelumnya menunjukkan bahwa sekitar 99,2 persen puskesmas di Indonesia saat ini masih membutuhkan pemenuhan dokter dengan kompetensi layanan primer atau dokter keluarga.